Warung Lesehan Spesial Nasi Uduk

Oleh: Hanifah Amalia Putri

Dalam perekonomian Indonesia, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah kelompok usaha yang memiliki jumlah paling besar. CNN Indonesia melansir jumlah UMKM di Indonesia sebanyak 59,2 juta pelaku. Hal tersebut tidak mengherankan karena di sepanjang wilayah di Indonesia selalu ada UMKM di tempat tersebut. Salah satunya yang berlokasi di Alun-Alun Wates, Kulonprogo. Usaha kecil menengah milik Ibu Sri ini bernama Lesehan Spesial Nasi Uduk yang menyajikan berbagai olahan lauk penyet seperti ayam, nila, lele, udang dll yang semuanya dapat digoreng maupun dibakar tergantung permintaan pembeli. Sebagai pelengkap, tak lupa juga sambal pedas nan gurih yang menjadi ciri khas warung tersebut untuk di lahap bersama lauk yang ada mampu menambah kenikmatan cita rasa warung tersebut.

Gambar 1. Warung Lesehan Spesial Nasi Uduk.

Warung Ibu Sri ini terbilang cukup ramai di saat awal bulan, saat malam minggu, dan saat musim liburan. Dalam mengawasi usahanya, Ibu Sri tentu  saja selalu memperhatikan standar produksi bahkan cita rasa dagangannya. Karyawannya sendiri pun merupakan saudara-saudara dari Ibu Sri yang artinya dapat dikatakan bahwa warung ini merupakan usaha keluarga. Keuntungan yang diraup perharinya pun kurang lebih Rp500.000,00 yang dinilai Ibu Sri cukup untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Warung yang sudah berdiri sejak tahun 2012 ini dulunya bermodalkan dana sekitar Rp5.000.000,00. Dana tersebut sudah termasuk tenda, dan meja kursi yang digunakan.

Gambar 2. Aneka lauk di Warung Lesehan Spesial Nasi Uduk.

Terkait pemasaran, warung ini mendaftarkan warungnya di google maps sesuai lokasi sehingga bisa dilihat dan dikunjungi oleh para pengguna internet. Warung ini juga terbantu oleh aplikasi Gojek maupun Grab yang mana bisa memberikan jasa antar pesanan sehingga mampu mengabulkan keinginan pembeli yang ingin membeli makanan di warung Ibu Sri tetapi malas keluar rumah. Ibu Sri sendiri juga memperhatikan kalangan pembeli yang membeli di warungnya, sebagai contoh apabila pembeli tersebut adalah pelajar/mahasiswa ia akan memberikan potongan Rp1000,00.

Gambar 3. Foto salah satu pembeli yang berfoto dengan karyawan Warung Lesehan Spesial Nasi Uduk.

Kelompok UMKM terbukti tahan terhadap berbagai macam goncangan krisis ekonomi. Walaupun masih terdapat hambatan-hambatan yang ada seperti halnya dalam bidang produksi, pemasaran, maupun keuangan. Tak terkecuali dengan warung lesehan milik Ibu Sri ini yang ternyata terdapat pula hambatan dalam bidang-bidang tersebut. Dalam masalah produksinya terdapat hambatan pada harga bahan baku, yaitu ketika harga di pasaran naik. Beliau mengaku sempat kesusahan karena harus mengganti bahan baku dengan alternatif lain ataupun menaikkan harga pokok aslinya. Sedangkan dalam masalah pemasarannya, beliau mengaku merasa kurang dalam hal pemasaran . Pasalnya warung beliau hanya menggunakan google maps dan transportasi ojek online dalam memasarkan dagangannya. Terdapat hambatan pula pada bidang keuangan, terutama saat cuaca sedang buruk yang mana menyebabkan pembeli jarang datang yang mempengaruhi jumlah pemasukan.

Gambar 4. Gerobak dan etalase di Warung Lesehan Spesial Nasi Uduk.

Dari hambatan-hambatan yang dialami oleh warung lesehan Ibu Sri, solusi yang dapat saya berikan terkait bidang produksi adalah melakukan pengendalian lebih terkait manajemen produksi seperti menjaga kuantitas bahan baku yang ada setelah harga bahan baku tersebut diprediksi naik. Kemudian dalam pemasaran, sebaiknya Ibu Sri lebih melakukan pemasaran secara online terutama di sosial media. Karena jaringan internet yang luas kita dapat menemukan customer yang sangat banyak karna seperti yang kita tahu bahwa pengguna internet di dunia ini semakin lama semakin banyak. Belum lagi dengan kebiasaan orang zama sekarang yang mengandalkan internet dalam kehidupan sehari-hari. Peluang yang didapat pun sangatlah besar. Dengan strategi pemarasan online ini seseorang dapat menemukan produk – produk kita karena mereka membutuhkannya. Strategi pemasaran online ini juga bisa meningkatkan branding produk mejadi lebih terkesan profesional dan lebih kuat karena sudah tersebar kemana – mana. Yang terakhir, dalam bidang keuangan mungkin Ibu Sri bisa mengandalkan jualan dagangannya via Gojek atau Grab agar customer yang tidak mau keluar rumah karena cuaca buruk bisa tetap membeli dengan jasa transportasi tersebut.

98 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *