Transaksi Sumber Dana, APA SAJA? (Akuntansi)

Pelaku UMKM harus memahami bagaimana mencatat setiap transaksi yang dilakukan. Pemahaman terhadap ragam transaksi yang terjadi menjadi suatu hal yang harus dimiliki oleh pelaku UMKM. Ketidakpahaman akan menyebabkan kesalahan dalam pencatatan transaksi. Akibatnya, laporan keuangan yang tersaji mengandung kesalahan sehingga pengambilan keputusan juga salah. Transaksi-transaksi yang terjadi di setiap perusahaan, tidak terkecuali UMKM melibatkan elemen laporan keuangan Aset, Utang, Ekuitas, Pengembalian Ekuitas, Pendapatan, dan Biaya.

Elemen laporan keuangan tersebut dikategorikan menjadi dua yaitu, sumber dana yang terdiri atas Utang, Ekuitas, dan Pendapatan serta penggunaan dana yang terdiri atas Aset, Biaya, dan Pengembalian Ekuitas. Banyak ragam transaksi yang melibatkan berbagai sumber dana. Ingat, sumber dana tidak hanya berasal dari pemilik/investor, namun juga dapat berasal dari pinjaman/kreditor atau pelanggan dalam wujud pendapatan. Ragam transaksi yang melibatkan akun-akun pada elemen Utang, Ekuitas, dan Pendapatan cukup banyak, baik yang menyebabkan penambahan nilai moneter maupun pengurangan nilai moneter akun pada elemen-elemen tersebut. Sebagai contoh, pada tanggal 17 Juli 2018, perusahaan memperoleh pendapatan jasa dari pelanggan senilai Rp17.000.000 tunai. Transaksi tersebut akan mengakibatkan perubahan akun Pendapatan Jasa dan Kas.

Coba Anda perhatikan transaksi yang terjadi di UMKM dan berikan contoh-contoh transaksi yang mengakibatkan perubahan akun-akun yang ada pada elemen-elemen laporan keuangan sebagai berikut:

Contoh: Aset bertambah, Utang bertambah

Jawaban: Pada tanggal 18 Mei 2019, perusahaan menerima pinjaman bank senilai Rp10.000.000 tunai.

Transaksi:

  1. Utang bertambah, Biaya bertambah
  2. Utang bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah
  3. Utang berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang
  4. Utang berkurang, Pendapatan bertambah, Aset berkurang, Ekuitas bertambah
  5. Ekuitas bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset berkurang
  6. Ekuitas bertambah, Biaya bertambah, Aset bertambah
  7. Ekuitas berkurang, Pengembalian Ekuitas bertambah, Pendapatan bertambah, Aset bertambah
  8. Pendapatan bertambah, Aset bertambah, Ekuitas berkurang
  9. Pendapatan bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset bertambah
  10. Pendapatan berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang, Utang bertambah

Transaksi-transaksi tersebut melibatkan minimal perubahan 2 (dua) akun pada elemen-elemen laporan keuangan. Ingat, transaksi tersebut bukan transaksi penyesuaian atau koreksi. Berikan jawaban Anda pada kolom komentar. Semangat belajar, bantu UMKM untuk dapat memahami bagaimana mencatat transaksi dengan baik.

68 comments

  1. Akuntansi U, Marisa

    1.Utang bertambah biaya bertambah

    Jawab : Pada tanggal 2 Desember 2018, PT Sania telah menggunakan jasa reparasi sebesar Rp400,000, namun belum dibayar

    2.Utang bertambah, pengembalian ekuitas bertambah

    Jawaban : Pada tanggal 4 Desember 2018,perusahaan mengumumkan pembagian deviden untuk periode 2018, sebesar Rp6.000.000. Pembayaran dilakukan 4 Januari 2019

    3.Utang berkurang, ekuitas bertambah, aset berkurang

    Jawaban : Pada tanggal 7 Desember 2018, perusahaan belum membayar gaji karyawan sebesar Rp3.000.000. Diperusahaan itu hanya ada uang tunai sebesar Rp1.500.000, Sehingga pemilik perusahaam langsung membayarkan gaji karyawan yang belum dibayar perusahaan sebesar RP1.500.000. Uang pemilik tidak diganti, dianggap sebagai tambahan modal

    4.Utang berkurang, pendapatan bertambah, aset berkurang, ekuitas bertambah

    Jawaban : Pada tanggal 10 Desember 2018, perusahaan jasa iklan membayar utang kepada PT Sania Senilai Rp6000.000 dengan jasa pemasangan iklan senilai Rp2.000.000. Diperusahaan itu hanya ada uang tunai sebesar Rp3.500.000 untuk membayar utang sehingga pemilik perusahaan langsung melunasi utang sebesar Rp500.000. Uang pemilik tidak diganti, dianggap sebagai modal

    5.Ekuitas bertambah, pengembalian ekuitas bertambah, aset berkurang

    Jawaban : Pada tanggal 12 Desember 2018, PT Sania mengumumkan dan langsung membagikan deviden untuk periode 2018 sebesar Rp7.000.000 dalam wujud saham perusahaan dan saat itu juga pemilik perusahaan mengambil uang dari perusahaan senilai Rp1.500.000 untuk kepentingan pribadi.

    6.Ekuitas bertambah, biaya bertambah, aset betambah

    Jawaban : Pada tanggal 15 Desember 2018, pemilik perusahaan membayar biaya reparasi sebesar Rp300.000 dengan uang pribadi. Bukti transaksi diserahkan ke perusahaan. Uang pemilik tidak diganti. Dan pada saat itu juga pemilik menambahkan modal ke perusahaan berupa uang tunai senilai Rp.1.000.000

    7.Ekuitas berkurang, pengambalian ekuitas bertambah, ppendapatan bertambah, aset bertambah

    Jawaban : Pada tanggal 18 Desember 2018, pemilik perusahaan menggunakan jasa perusahaan untuk kepentingan pribadi senilai Rp1.000.000. Pemilik tidak membayar jasa tersebut. Rp500.000 dianggap sebagai pengurangan modal, Rp500.000 dianggap sebagai prive. Dan pada hari itu juga perusahaan menjual barang dagang kepada pelanggan dengan pembayaran berupa uang tunai sebesar4.000.000

    8.Pendapatan bertambah, aset bertambah, ekuitas berkurang

    Jawaban : Pada tanggal 20 desember 2018, pemilik perusahaan menjual barang dagang kepada pelanggan dengan nilai sebesar Rp6.000.000. Pada saat itu juga pemilik perusahaan menggunakan jasa pengiriman perusahaan sebesar Rp300.000 untuk keperluan pribadi. Pemilik tidak membayar jasa tersebut dan dianggap sebagai pengurangan modal.

    9.Pendapatan bertambah, pengembalian ekuitas bertambah, aset bertambah

    Jawaban : Pada tanggal 24 Desember 2019, pemilik perusahaan menggunakan jasa perusahaan untuk kepentingan pribadi senilai Rp2.000.000. Pemilik tidak membayar jasa tersebut dan dianggap sebagai prive. Dan hari itu juga perusahaan menjual barang dagang kepada pelanggan dengan pembayaran berupa uang tunai sebesar Rp.600.000

    10.Pendapatan berkurang, ekuitas bertambah, aset berkurang, utang bertambah

    Jawaban : Pada tanggal 28 Desember 2018, perusahaan dagang menerima kembali barang dagangan dari pelanggan sebesar Rp9.000.000 karena tidak sesuai dengan pesanan. Pelanggan meminta uang pengganti. Di perusahaan saat itu hanya ada uang tunai sebesar Rp5.000.000 untuk mengganti uang pelanggan. Pemilik perusahaan membayar uang pengganti senilai Rp2.000.000, uang pemilik tidak dikembalikan. Dan sisanya dibayar bulan depan.

  2. Aksi U, Yunita Fitriani

    1. Utang bertambah, Biaya bertambah – Pada tanggal 1 Januari 2019, perusahaan telah menggunakan jasa service komputer sebesar Rp200.000, namun belum dibayar.
    2. Utang bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah – Pada tanggal 18 Desember 2019, perusahaan mengumumkan pembagian dividen untuk periode 2019 sebesar Rp3.000.000. Pembayaran akan dilakukan pada 3 Januari 2020.
    3. Utang berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang – Pada tanggal 25 Februari 2019, perusahaan melunasi utang atas pembelian komputer senilai Rp10.000.000 kepada Toko DM, sebesar Rp8.000.000 dibayar dengan uang tunai oleh perusahaan dan sisanya dibayar oleh pemilik. Uang pemilik tidak diganti dan dianggap sebagai penambahan modal.
    4. Utang berkurang, Pendapatan bertambah, Aset berkurang, Ekuitas bertambah – Pada tanggal 12 April 2019, perusahaan melunasi utang atas pembelian kendaraan sebesar Rp35.000.000. Pemilik membayarkan utang tersebut sebesar Rp10.000.000 dengan uang pribadi. Sebesar Rp24.000.000 dibayar perusahaan dengan uang tunai dan sisanya dibayar dengan memberikan jasa pengiriman senilai Rp1.000.000. Uang pemilik tidak diganti dan dianggap sebagai penambahan modal.
    5. Ekuitas bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset berkurang – Pada tanggal 15 Desember 2019, perusahaan mengumumkan sekaligus langsung membagikan dividen untuk periode 2019 sebesar Rp4.000.000 dalam wujud uang tunai sebesar Rp2.000.000 dan sisanya dalam wujud saham perusahaan.
    6. Ekuitas bertambah, Biaya bertambah, Aset bertambah – Pada tanggal 25 April 2019, pemilik perusahaan membayarkan Biaya Iklan perusahaan sebesar Rp300.000 dengan uang pribadi. Pemilik juga menyetor satu set meja dan kursi senilai Rp6.000.000 untuk perusahaan sebagai tambahan modal. Bukti transaksi diserahkan ke perusahaan. Uang pemilik tidak diganti dan dianggap sebagai penambahan modal.
    7. Ekuitas berkurang, Pengembalian Ekuitas bertambah, Pendapatan bertambah, Aset bertambah – Pada tanggal 22 Juni 2019, pemilik menggunakan jasa perusahaan senilai Rp500.000 untuk kepentingan pribadi. Pemilik membayar jasa tersebut sebesar Rp300.000. Sisanya pemilik tidak membayarnya, dianggap sebagai prive sebesar Rp100.000 dan sisanya dianggap sebagai pengurang modal secara langsung.
    8. Pendapatan bertambah, Aset bertambah, Ekuitas berkurang – Pada tanggal 11 Agustus 2019, pemilik menggunakan jasa perusahaan untuk kepentingan pribadinya senilai Rp100.000. Pemilik hanya membayar sebesar Rp50.000 berupa uang tunai dan sisanya yaitu Rp50.000 dianggap sebagai pengurang modal secara langsung.
    9. Pendapatan bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset bertambah – Pada tanggal 11 Oktober 2019, pemilik menggunakan jasa perusahaan untuk kepentingan pribadinya senilai Rp200.000. Pemilik hanya membayar sebesar Rp150.000 berupa uang tunai dan sisanya yaitu Rp50.000 dianggap sebagai prive.
    10. Pendapatan berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang, Utang bertambah – Pada tanggal 21 Desember 2019, perusahaan dagang menerima kembali barang dagangan dari pelanggan senilai Rp3.000.000 karena tidak sesuai dengan pesanan. Pelanggan meminta uang pengganti. Di perusahaan saat itu hanya ada uang tunai sebesar Rp2.000.000 untuk mengganti pelanggan. Karena masih kurang, pemilik membantu mengganti dengan uang tunai sebesar Rp500.000 dan sisanya akan dibayar bulan depan. Uang pemilik tidak diganti dan dianggap sebagai penambahan modal.

  3. Transaksi:
    1. Utang bertambah, Biaya bertambah
    Pada tanggal 16 September 2019, Barbershop Mr Ferdi berkewajiban membayar gaji karyawan, akan tetapi Barber Shop Mr Ferdi belum mampu membayarkan gaji tersebut. dan ditangguhkan hingga tanggal 20 September 2019.

    2. Utang bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah
    Pada tanggal 17 September 2019 BarberShop Mr Ferdi mengambil uang untuk keperluan pribadi sebesar Rp 500.000 dan membeli peralatan Barber Shop secara kredit sebesar Rp 300.000 kepada Toko Raya.

    3. Utang berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Pada tanggal 16 September 2019, Toko Elektronik milik Mr Ferdi membayarkan Utang gaji kepada karyawannya dengan rincian 50% dibayar dengan uang kas dan sisanya dibayar dengan uang pribadi Mr Ferdi dan dicatat sebagai modal Mr Ferdi

    4. Utang berkurang, Pendapatan bertambah, Aset berkurang, Ekuitas Bertambah
    Pada tanggal 7 September 2019, Mr Ferdi menyetorkan uangnya ke Barbershop senilai Rp.600.000 dan dihari yang sama, BarberShop MR Ferdi membayar utang usaha kepada Mr Fajar atas pembelian shampo sebesar Rp 300.000 dengan rincian Rp 250.000 dibayar dengan kas dan sisanya dibayar dengan jasa

    5. Ekuitas bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Pada tanggal 8 Agustus 2019, Mr Ferdi menyetorkan uang tunai ke Barbershopnya sebesar Rp 5.000.000. pada hari yang sama Mr Ferdi mengambil Rp 500.000 untuk keperluan pribadi dan juga mengambil beberapa shampo untuk perluan pribadi

    6. Ekuitas bertambah, Biaya bertambah, Aset bertambah
    Pada tanggal 17 September 2019, Mr Ferdi menyetorkan uang tunai sebesar Rp 2.000.000 yang nantinya akan digunakan untuk membayar beban air sebesar Rp 550.000, dan sisanya digunakan untuk membeli shampo dan minyak rambut.

    7. Ekuitas berkurang, Pengembalian Ekuitas bertambah, Pendapatan bertambah, Aset bertambah
    Pada tanggal 13 September 2019 Mr Ferdi menyetorkan satu set peralatan Barbershop senilai Rp. 1.500.000 kemudian dihari yang sama MR Ferdi menggunakan jasa barbershopnya senilai Rp. 200.000 . Pemilik tidak membayar jasa, dianggap sebagai prive dan pengurang modal

    8. Pendapatan bertambah, Aset bertambah, Ekuitas berkurang
    Pada tanggal 17 September 2019 ,Barbershop Mr Ferdi menjual sampo kepada pelanggan dengan pembayaran berupa perlengkapan dengan nilai sebesar Rp.500.000 dihari yang sama Mr Ferdi selaku pemilik menggunakan jasa Barbershopnya untuk kepentingan pribadi senilai Rp.250.000. pemilik tidak membayar jasa tersebut,melainkan dianggap sebagai pengurang modal secara langsung.

    9. Pendapatan bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset bertambah
    Pada tanggal 18 September, BarberShop Mr Ferdi melayani pelanggan Keramas & Pijat dengan hasil pelayanan sebesar Rp 500.000 dibayar tunai. Kemudian Mr Ferdi mengambil uang sebesar Rp 200.000 untuk membayar listrik rumahnya

    10. Pendapatan berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang, Utang bertambah
    Pada tanggal 17 September 2019, pelanggan meminta ganti rugi atas kesalahan pelayanan sebesar biaya yang pelanggan tersebut keluarkan, yaitu sebesar Rp 500.000 yang diganti dengan rincian Rp.200.000 kas, 150.000 dari pemilik dan sisanya dibayarkan minggu depan.

  4. 1. Utang bertambah, Biaya bertambah
    Tanggal 7 Desember 2019, diketahui gaji karyawan pada minggu tersebut adalah sebesar Rp700.000. Namun oleh perusahaan baru akan dibayar minggu depan.

    2. Utang bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah
    Pada tanggal 11 Desember 2019, perusahaan mengumumkan pembagian dividen untuk periode 2019 sebesar Rp5.000.000. Pembayaran akan dilakukan pada tanggal 7 Januari 2020.

    3. Utang berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Pada tanggal 14 Desember 2019, perusahaan membayar gaji karyawan yang belum dibayar perusahaan sebesar Rp1.400.000. Ketentuan pembayaran dilakukan menggunakan uang kas perusahaan sebesar Rp900.000 dan uang pemilik sebesar Rp500.000. Uang pemilik tidak diganti dan dianggap sebagai tambahan modal.

    4. Utang berkurang, Pendapatan bertambah, Aset berkurang, Ekuitas bertambah
    Pada tanggal 15 Desember 2019, perusahaan jasa service laptop membayar utang kepada PT Sinar senilai Rp1.500.000. Sebagai gantinya, PT Sinar menggunakan jasa servis senilai Rp500.000, kemudian Rp300.000 dibayar menggunakan kas perusahaan, dan sisanya dibayar menggunakan uang pribadi pemilik. Uang pemilik tidak diganti dan dianggap sebagai penambah modal.

    5. Ekuitas bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Tanggal 16 Desember 2019, Perusahaan mengumumkan sekaligus langsung membagikan dividen untuk periode 2019 sebesar Rp4.500.000 dalam wujud saham perusahaan dan uang tunai.

    6. Ekuitas bertambah, Biaya bertambah, Aset bertambah
    Tanggal 17 Desember 2019, pemilik membayar biaya listrik perusahaan sebesar Rp700.000 menggunakan uang pribadi. Pada saat yang sama, pemilik juga membeli perlengkapan senilai Rp300.000 menggunakan uang pribadi. Pemilik menyerahkan struk pembayaran ke perusahaan tanpa meminta uang pengganti, dianggap sebagai penambah modal.

    7. Ekuitas berkurang, Pengembalian Ekuitas bertambah, Pendapatan bertambah, Aset bertambah
    Tanggal 18 Desember 2019, Pemilik menggunakan jasa perusahaan senilai Rp200.000 untuk kepentingan pribadi. Pemilik hanya membayar Rp100.000. Kemudian sisanya tidak dibayar, Rp50.000 dianggap sebagai prive dan Rp50.000 dianggap sebagai pengurang modal.

    8. Pendapatan bertambah, Aset bertambah, Ekuitas berkurang
    Tanggal 22 Desember 2019, Pemilik perusahaan menggunakan jasa perusahaan untuk kepentingan pribadi senilai Rp1.500.000. Pemilik hanya membayar Rp1.000.000 sedangkan sisanya tidak dibayar, dianggap sebagai pengurang modal secara langsung.

    9. Pendapatan bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset bertambah
    Tanggal 27 Desember 2019, Pemilik menggunakan jasa perusahaan senilai Rp150.000 untuk kepentingan pribadi. Pemilik hanya membayar Rp50.000 dan sisanya tidak dibayar, dianggap sebagai prive.

    10. Pendapatan berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang, Utang bertambah
    Tanggal 29 Desember 2019, Perusahaan dagang menerima kembali barang dagangan dari pelanggan senilai Rp300.000 karena barang cacat. Pelanggan meminta uang pengganti. Dibayar menggunakan kas perusahaan sebesar Rp100.000, kemudian menggunakan uang pemilik sebesar Rp50.000, dan sisanya dibayar seminggu kemudian. Uang pemilik tidak diganti dan dianggap penambah modal.

  5. Aksi U_Wenni
    Tugas Transaksi Sumber Dana :

    Pencatatan UMKM salon&SPA

    1. Utang bertambah, Biaya bertambah :
    Gaji karyawan bulan November sebesar Rp 5.000.000 akan dibayar pada tanggal 3 bulan berikutnya.

    2. Utang bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah :
    Pada tanggal 6 Desember 2018 perusahaan mengumumkan pembagian dividen tahun 2018 sebesar Rp 6.000.000 pembayaran akan dilakukan pada 6 Januari 2019.

    3. Utang berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang :
    Pada tanggal 7 Desember 2018 perusahaan membayar utang bank sebesar Rp 3.000.000, sebanyak Rp 2.500.000 dibayarkan menggunakan kas, sisanya dibayar menggunakan uang pribadi.

    4. Utang berkurang, Pendapatan bertambah, Aset berkurang, Ekuitas bertambah :
    Pada tanggal 8 Desember 2018 perusahaan membayar utang kepada supplier sebesar Rp 5.000.000. Sebesar Rp 2.000.000 dibayar menggunakan kas, sebesar Rp 2.000.000 dibayar menggunakan uang pribadi yang tidak dikembalikan dan dianggap sebagai tambahan modal dan sisanya dibayar dengan voucher SPA.

    5. Ekuitas bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset berkurang :
    Pada tanggal 9 Desember 2019 perusahaan mengumumkan sekaligus langsung membagikan dividen untuk periode 2018 sebesar Rp 6.000.000 dalam wujud saham perusahaan dan Rp 5.000.000 dalam wujud uang tunai.

    6. Ekuitas bertambah, Biaya bertambah, Aset bertambah :
    Pada tanggal 10 Desember 2018 perusahaan menambah kursi salon sebagai tambahan modal dengan total Rp 4.000.000, dan dikenakan Freight Cost sebesar Rp 200.000

    7. Ekuitas berkurang, Pengembalian Ekuitas bertambah, Pendapatan bertambah, Aset bertambah :
    Pada tanggal 11 Desember 2018 pemilik salon keramas di salonnya dan dianggap sebagai prive sebesar Rp 50.000, ternyata ada shampoo yang sisa dan dikembalikan sebanyak setengah botol senilai Rp 5.000.

    8. Pendapatan bertambah, Aset bertambah, Ekuitas berkurang :
    Pada tanggal 12 Desember 2018 pemilik salon menggunakan jasa curly rambut senilai Rp 50.000 dan dianggap sebagai prive sebesar Rp 30.000 karena Rp 20.000 dibayarkan.

    9. Pendapatan bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset bertambah :
    Pada tanggal 13 Desember 2018 perusahaan mendapatkan pemasukan jasa perawatan rambut uban senilai Rp 150.000. pada saat yang sama pemilik perusahaan mengembalikan 1 botol shampo yang diambilnya untuk dipakai sendiri tempo lalu senilai Rp 20.000

    10. Pendapatan berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang, Utang bertambah :
    Pada tanggal 14 Desember 2018 pelanggan complain karena pesanan seperangkat makeupnya senilai Rp 5.000.000nya tidak sesuai pesanan maka barang tersebut diretur. Perusahaan mengembalikan uang dari kas senilai Rp 2.000.000, dibayar menggunakan uang pribadi dan dianggap sebagai tambahan modal sebesar Rp 2.000.000, dan sisanya akan dibayarkan dengan tempo 15 hari kedepan.

  6. Akuntansi U_Bernadetha Risma Yubilia_18812141007

    1. Utang bertambah, Biaya bertambah
    Jawab : Pada tanggal 5 Juni 2019, perusahaan menunda pembayaran gaji karyawan pada hari itu sebesar Rp 3.000.000, pembayaran akan dilakukan 5 hari kedepan.

    2. Utang bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah
    Jawab : Pada tanggal 8 Juni 2019, perusahaan memberikan pengumuman pembagian dividen sebesar Rp 8.000.000. Pembayaran dividen dilakukan pada tanggal 31 Juni 2019.

    3. Utang berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Jawab : Pada tanggal 10 Juni 2019, perusahaan melunasi utang kepada PT.LMK sebesar Rp 300.000, utang perusahaan mula-mula Rp 600.000. Kekurangan pembayaran dibayar oleh pemilik yang dianggap sebagai tambahan modal.

    4. Utang berkurang, Pendapatan bertambah, Aset berkurang, Ekuitas bertambah
    Jawab : Pada tanggal 12 Juni 2019, perusahaan ingin melunasi utang PT.ACP sebesar Rp 5.000.000. Pelunasan utang dilakukan dengan cara pemberian jasa kepada PT.ACP sebesar Rp 4.000.000, kekurangan bayar dilakukan menggunakan kas perusahaan sebesar Rp 500.000 dan oleh pemilik sebesar Rp 500.000 tanpa meminta ganti pada perusahaan.

    5. Ekuitas bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Jawab : Pada tanggal 13 Juni 2019, perusahaan mengumumkan dan membagi dividen dari perusahaan sebesar Rp 15.000.000, pada saat itu juga pemilik mengambil uang dari perusahaan sebesar Rp 5.000.000 untuk keperluan pribadi.

    6. Ekuitas bertambah, Biaya bertambah, Aset bertambah
    Jawab : Pada tanggal 15 Juni 2019, pemilik membayar biaya listrik dan telepon sebesar Rp 1.000.000 tanpa meminta ganti perusahaan. Pada hari itu juga pemilik membeli peralatan sebesar Rp 750.000 sebagai tambahan modal perusahaan.

    7.Ekuitas berkurang, Pengembalian Ekuitas bertambah, Pendapatan bertambah, Aset bertambah
    Jawab : Pada tanggal 17 Juni 2019, perusahaan dahulu menginvestasikan uang sejumlah Rp 90.000.000 kepada perusahaan pengelola dana pensiun. Lalu mendapatkan uang dan keuntungan dari dana pensiun sebesar Rp 96.000.000.

    8. Pendapatan bertambah, Aset bertambah, Ekuitas berkurang
    Jawab : Pada tanggal 18 Juni 2019, pemilik menggunakan jasa pengiriman dari perusahaan sebesar Rp 800.000 dan pemilik hanya membayar sebesar Rp 600.000, kekurangannya dianggap sebagai pengurang modal secara langsung.

    9. Pendapatan bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset bertambah
    Jawab : Pada tanggal 20 Juni 2019, pemilik menggunakan jasa perusahaan sebesar Rp 600.000 untuk keperluan pribadi. Pemilik hanya membayar sebesar Rp 250.000 dan kekurangannya dianggap sebagai prive.

    10. Pendapatan berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang, Utang bertambah
    Jawab : Pada tanggal 25 Juni 2019, perusahaan menerima kembali barang yang sudah dijual kepada pelanggan sebesar Rp 800.000. Karena perusahaan tidak memiliki uang tunai, perusahaan hanya dapat mengganti dengan uang sebesar Rp 300.000, pemilik juga menggantikan uang sebesar Rp 300.000 tanpa meminta ganti dari perusahaan, sedangkan sisa pembayaran akan dilakukan kemudian.

  7. Akuntansi A14_18812141010_Ratna Puji Rahayu
    1. Utang bertambah, biaya bertambah : Pada tanggal 5 Mei 2019, perusahaan mendapatkan tagihan biaya sewa toko sebesar Rp 1.500.000,00, akan tetapi, perusahaan menyanggupi pembayarannya pekan depan.

    2. Utang bertambah, pengembalian ekuitas bertambah : Pada tanggal 10 Desember 2018, perusahan mengumumkan adanya pembagian dividen periode Desember 2018 sebesar Rp 4.500.000,00. Pembayaran akan dilakukan pada tanggal 5 Januari 2019.

    3. Utang berkurang, ekuitas bertambah, aset berkurang : Pada tanggal 7 Mei 2019, perusahaan membayar tagihan jasa pemasangan iklan sebesar Rp 1.250.000,00, menggunakan kas perusahaan sebanyak Rp 1.000.000,00 dan sisanya dibayarkan oleh pemilik perusahaan. Hal ini dianggap sebagai tambahan modal.

    4. Utang berkurang, pendapatan bertambah, aset berkurang, ekuitas bertambah : Pada tanggal 11 Mei 2019, perusahaan membayar utang kepada PT. Sejahtera sebesar Rp 1.600.000,00 dengan jasa pemasangan iklan senilai Rp 875.000,00, uang tunai Rp 500.000,00, dan uang pemilik perusahaan senilai Rp 225.000,00 (dicatat sebagai modal). Utang ini dianggap lunas.

    5. Ekuitas bertambah, pengembalian ekuitas bertambah, aset berkurang : Pada tanggal 12 Mei 2019, pemilik perusahaan mengambil uang senilai Rp 500.000,00 untuk kepentingan pribadinya, selain itu, pemilik juga menyerahkan satu set computer senilai Rp 4.500.000,00 sebagai tambahan modal.

    6. Ekuitas bertambah, biaya bertambah, aset bertambah : Pada tanggal 13 Mei 2019, pemilik perusahaan membayarkan tagihan listrik dan telepon perusahaan sebesar Rp 550.000,00 sekaligus menyerahkan uang sebesar Rp 750.000,00 kepada perusahaan. Uang pemilik dianggap sebagai penambah modal.

    7. Ekuitas berkurang, pengembalian ekuitas bertambah, pendapatan bertambah, aset bertambah : Pada tanggal 17 Mei 2019, pemilik perusahaan menggunakan jasa perusahaan untuk kepentingan pribadinya senilai Rp 2.500.000,00. Hal ini dianggap sebagai pengurang modal senilai Rp 1.000.000,00, sebagai prive senilai 750.000,00 dan sisanya dibayar tunai.

    8. Pendapatan bertambah, aset bertambah, ekuitas berkurang : Pada tanggal 19 Mei 2019, pemilik perusahaan menggunakan jasa service kendaraan bermotor untuk kepentingan pribadi senilai Rp 450.000,00. Pemilik hanya membayar Rp 200.000,00 sisanya dianggap sebagai pengurang modal.

    9. Pendapatan bertambah, pengembalian ekuitas bertambah, aset bertambah : Pada tanggal 23 Mei 2019, pemilik perusahaan menggunakan jasa salon untuk kepentingan pribadi senilai Rp 250.000,00. Pemilik membayar sebesar Rp 150.000,00 sisanya dianggap sebagai prive.

    10. Pendapatan berkurang, ekuitas bertambah, aset berkurang, utang bertambah : Pada tanggal 27 Mei 2019, biro perjalanan menerima kembali tiket perjalanan yang sudah dibeli pelanggan senilai Rp 1.500.000,00. Perusahaan menggantinya menggunakan uang tunai sebesar Rp 500.000,00 , uang pemilik senilai Rp 500.000,00 (dianggap sebagai modal), dan disisanya akan dibayarkan 3 hari ke depan.

  8. 1. Utang bertambah, Biaya bertambah
    Tanggal 30 Januari 2018, diketahui gaji karyawan pada bulan ini adalah Rp1.000.000. Namun perusahaan baru akan membayar minggu depan.
    2. Utang bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah
    Tanggal 2 Februari 2018, perusahaan memngumumkan pembagian deviden untuk periode 2019 sebesar Rp5.000.000. Pembayaran akan dilakukan pada tanggal 5 Januari 2019
    3. Utang berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Pada tanggal 7 Februari 2018, perusahaan membayar gaji karyawan yang belum dibayar sebesar Rp1.000.000. Pembayaran dilakukan dengan uang kas perusahaan sebesar Rp600.000 dan uang pemilik sebesar Rp400.000. Uang pemilik tidak diganti dan dianggap sebagai tambahan modal.
    4. Utang berkurang, Pendapatan bertambah, Aset Berkurang, Ekuitas bertambah
    Pada tanggal 15 Maret2018, perusahaan jasa angkut membayar utang kepada PT. Tiga Roda senilai Rp2.000.000. Sebagai gantinya, PT Tiga Roda menggunakan jasa angkut senilai Rp200.000, kemudian sebesar Rp1.000.000 dibayar menggunakan kas perusahaan, dan sisanya dibayar menggunakan uang pemilik. Uang pemilik tidak diganti dan dianggap sebagai penambah modal.
    5. Ekuitas bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Tanggal 25 Maret 2018, Perusahaan mengumumkan sekaligus langsung membagikan deviden untuk periode 2018 sebesar Rp3.000.000 dalam wujud saham perusahaan dan uang tunai.
    6. Ekuitas bertambah, Biaya bertambah, Aset bertambah
    Tanggal 2 April 2018, pemilik membayar biaya asuransi perusahaan sebesar Rp800.000 menggunakan uang pribadi. Pada saat yang sama, pemilik juga membeli perlengkapan senilai Rp500.000 menggunakan uang pribadi. Pemilik menyerhakan struk pembayaran ke perusahaan tanpa meminta uang pengganti, dianggap sebagai penambah modal.
    7. Ekuitas berkurang, Pengembalian Ekuitas bertambah, Pendapatan bertambah, Aset bertambah
    Tanggal 8 April 2018, pemilik usaha salon menggunakan jasa perusahaan senilai Rp130.000 untuk kepentingan pribadi. Pemilik hanya membayar Rp100.000, sisanya tidak dibayar. 20.000 dianggap sebagai prive dan 10.000 dianggap sebagai pengurang modal.
    8. Pendapatan bertambah, Aset bertambah, Ekuitas berkurang
    Tanggal 20 April 2018, pemilik perusahaan menggunakan jasa perusahaan untuk kepentingan pribadi senilai Rp2.000.000. Pemilik membayar Rp1.500.000 sedangkan sisanya tidak dibayar, dianggap sebagai pengurang modal.
    9. Pendapatan bertambah, pengembalian ekuitas bertambah, aset bertambah
    Tanggal 3 Mei 2018, pemilik menggunakan jasa perusahaan senilai Rp700.000 untuk kepentingan pribadi. Pemilik hanya membayar Rp400.000 dan sisanya dianggap sebagai prive.
    10. Pendapatan berkurang, ekuitas bertambah, aset berkurang, utang bertambah
    Tanggal 20 Mei Perusahaan menerima kembali barang dagangan dari pembeli senilai Rp200.000. Perusahaan mengganti dengan kas perusahaan sebesar Rp100.000, kemudian menggunakan uang pemilik sebesar Rp50.000, dan sisanya dibayar kemudian. Uang pemilik tidak diganti, dianggap sebagai penambah modal.

  9. 1. Utang bertambah, Biaya bertambah
    Jawab: Pada tanggal 3 Desember 2018, Perusahaan Surya seharusnya sudah membagikan gaji kepada para karyawannya senilai Rp2.500.000,00 per karyawan sebanyak 5 karyawan. Namun pembayaran ini ditunta minggu depan.

    2. Utang bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah
    Jawab: Pada tanggal 7 Desember 2018, Perusahaan Surya mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp5.000.000,00. Pembayaran akan dilakukan 2 minggu ke depan.

    3. Utang berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Jawab: Pada tanggal 10 Desember 2018, Pemilik perusahaan Surya membayarkan utang gaji karyawan sebesar Rp12.500.000,00 dengan uang pribadinya. Ia meminta ganti kepada perusahaan sebesar Rp7.500.000,00 sedangkan sisanya dianggap sebagai penambahan modal dari pemilik.

    4. Utang berkurang, Pendapatan bertambah, Aset berkurang, Ekuitas bertambah
    Jawab: Pada tanggal 20 Desember 2018, perusahaan Surya memberikan jasa dekorasi ruang kepada Perusahaan Eka senilai Rp5.000.000,00. Karena pada bulan lalu Perusahaan Surya memiliki utang kepada perusahaan Eka senilai Rp7.000.000,00 maka Perusahaan Eka tidak perlu membayar jasa tersebut. Sisa Hutang yang Rp2.000.000,00 dibayar oleh pemilik dengan uang pribadinya, ia meminta pengembalian uang tersebut ke perusahaan sebesar Rp1.300.000,00 dan sisanya dianggap sebagai penambahan modal pemilik.

    5. Ekuitas bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Jawab: Pada tanggal 21 Desember 2018, Perusahaan Surya membayar utang dividen kepada pemilik senilai Rp5.000.000,00. Oleh pemilik uang tersebut diberikan kembali ke perusahaan sebagai penambahan modal sebesar 50% nya. Tapi pada hari yang bersamaan, pemilik menggunakan jasa dekorasi senilai Rp1.000.000,00.

    6. Ekuitas bertambah, Biaya bertambah, Aset bertambah
    Jawab: Pada tanggal 25 Desember 2018, Perusahaan Surya telah menggunakan jasa servis AC senilai Rp2.000.000,00. BIaya tersebut dibayar dengan uang pribadi pemilik dan dihitung sebagai penambahan modal. selain itu pemilik juga memberikan AC baru kepada perusahaan senilai Rp2.650.000,00.

    7. Ekuitas berkurang, Pengembalian Ekuitas bertambah, Pendapatan bertambah, Aset bertambah
    Jawab: Pada tanggal 26 Desember 2018, Pemilik perusahaan menggunakan jasa perusahaan untuk kepentingan pribadi senilai Rp5.000.000,00 . Namun pemilik hanya membayar Rp2.000.000,00, yang Rp1.000.000,00 dianggap sebagai prive pemilik dan sisanya dianggap sebagai pengurang modal secara langsung.

    8. Pendapatan bertambah, Aset bertambah, Ekuitas berkurang
    Jawab: Pada tanggal 28 Desember 2019, pemilik perusahaan menggunakan jasa perusahaan sebesar Rp1.000.000,00. Namun pemilik hanya membayar sebesar 50% nya saja. sedangkan 50% lainnya dianggap sebagai pengurang modal secara langsung.

    9. Pendapatan bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset bertambah
    Jawab: Pada tanggal 30 Desember 2019, pemilik perusahaan menggunakan jasa perusahaan sebesar Rp1.500.000,00. Namun pemilik hanya membayar sebesar 75% nya saja. sedangkansisanya dianggap sebagai prive pemilik.

    10. Pendapatan berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang, Utang bertambah
    Jawab: Pada tanggal 31 Desember 2019, Perusahaan Surya mendapatkan pengembalian dekorasi oleh Perusahaan A karena dekorasi yang dibuat oleh Perusahaan Surya tidak sesuai dengan apa yang diminta oleh Perusahaan A sebelumnya senilai Rp7.000.000,00. Karena pada saat itu perusahaan tidak memiliki uang, perusahaan hanya membayar Rp3.000.000,00. Lalu pemilik membayar dengan uang pribadinya senilai Rp2.000.000,00 dan dianggap sebagai penambahan modal. Dan sisanya dianggap sebagai utang oleh Perusahaan A.

  10. 1. Utang bertambah, biaya bertambah.
    Pada tanggal 1 Juli 2019 perusahaan A memiliki tagihan untuk membayar gaji karyawan sebesar Rp5.000.000, namun dihutang dan akan dibayar pada tanggal 15 Juli 2019.
    2. Utang bertambah, pengembalian ekuitas bertambah
    Pada tanggal 29 Desember 2018, perusahaan D mengumumkan pembagian dividen tahun 2018 sebesar Rp5.000.000, pembayaran akan dilakukan pada tanggal 20 Januari 2019.
    3. Utang berkurang, ekuitas bertambah, aset berkurang
    Pada tanggal 18 Juni 2019, Perusahaan N membayar hutang kepada perusahaan L sebesar Rp15.000.000 , sebesar Rp5.000.000 dibayar menggunakan uang pribadi pemilik, sisanya menggunakan uang kas.
    4. Utang berkurang, pendapatan bertambah, aset berkurang, ekuitas bertambah
    Pada tanggal 22 April 2019, perusahaan iklan membayar hutang sebesar Rp25.000.000 kepada perusahaan M, hutang dibayar menggunakan layanan jasa iklan senilai Rp5.000.000, sebesar Rp10.000.000 menggunakan uang kas, dan sisanya menggunakan uang pribadi pemilik.
    5. Ekuitas bertambah,pengembalian ekuitas bertambah, aset berkurang.
    Pada tanggal 18 Desember 2018, perusahaan ABC mengumumkan sekaligus membagikkan dividen tahun 2018 sebesar Rp3.000.000 dalam bentuk saham sebesar Rp2.000.000 dalam bentuk uang tunai.
    6. Ekuitas bertambah, biaya bertambah, aset bertambah
    Pada tanggal 25 Juni 2019, perusahaan N memiliki tagihan air, listrik dan telepon sebesar Rp300.000, pemilik menyerahkan Rp500.000 untuk membayar tagihan terseebut, sisanya dijadikan sebagai kas.
    7. Ekuitas berkurang, pengembalian ekuitas bertambah, pendapatan bertambah, aset bertambah
    Pada tanggal 4 Juni 2019 pemilik salon mengembalikan sampo SENILAI Rp80.000 yang ia ambil pada 27 Maret 2019, selain itu pemilik salon mengecat rambutnya di salon miliknya menghabiskan Rp250.000 dan dihitung prive.
    8. Pendapatan bertambah, aset bertambah, ekuitas berkurang
    Pada tanggal 20 April 2018, pemilik salon melakukan perawatan di salonnya sebesar Rp300.000, namun karna ia hanya membawa uang Rp200.000, sisanya dianggap prive.
    9. Pendapatan bertambah, pengembalian ekuitas bertambah,aset bertambah
    Pada tanggal 20 Agustus 2018, pemilik toko sembako mengembalikan sirup sebesar Rp80.000 yang diambil pada 5 Agustus 2018 lalu, pemilik juga membeli sembako senilai Rp140.000 dibayar tunai.
    10. Pendapatan berkurang, ekuitas bertambah, aset berkurang, utang bertambah
    Pada tanggal 15 April 2019, perusahaan O melakukan retur kepada perusahaan J karena adanya kerusakan produksi sebesar Rp5.000.000, retur tersebut dibayar sebesar Rp2.500.000 menggunakan kas, Rp1.000.000 menggunakan uang pribadi pemilik, dan sisanya akan dibayar bulan depan.

  11. TRANSAKSI SUMBER DANA
    1. Utang bertambah, Biaya bertambah
    Jawaban : Pada tanggal 31 Desember 2018 diketahui gaji karyawan minggu ini belum dibayarkan sebesar Rp1.500.000

    2. Utang bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah
    Jawaban : Pada tanggal 8 Desember 2018 perusahaan mengumumkan pembagian dividen untuk periode 2018 sebesar Rp5.000.000 . Pembayaran akan dilakukan pada 3 Januari 2019.

    3. Utang berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Jawaban : Pada tanggal 4 Januari 2019 perusahaan melunasi utangnya sebesar Rp2.500.000 . Sebanyak Rp500.000 dibayarkan menggunakan uang pribadi pemilik, sisanya dibayar menggunakan kas.

    4. Utang berkurang, Pendapatan bertambah, Aset berkurang, Ekuitas bertambah
    Jawaban : Pada tanggal 6 Januari 2019 Salon Sarah melunasi utang nya sebesar Rp3.000.000 . Sebanyak Rp2.500.000 dibayarkan menggunakan kas, sebanyak Rp3000.000 dibayarkan menggunakan uang pribadi pemilik, dan sisanya dibayar dengan memberikan pelayanan jasa perawatan rambut.

    5. Ekuitas bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Jawaban : Pada tanggal 7 Desember 2018 perusahaan mengumumkan pembagian dividen untuk periode 2018 sebesar Rp8.000.000 . Sebanyak Rp5.000.000 dibagikan dalam wujud saham dan sisanya diberikan secara tunai.

    6. Ekuitas bertambah, Biaya bertambah, Aset bertambah
    Jawaban : Pada tanggal 12 Januari 2019 pemilik memberikan uang kepada perusahaan sebesar Rp2.000.000. Sebanyak Rp1.500.000 digunakan untuk membayar biaya telepon dan sisanya dimasukkan ke dalam kas.

    7. Ekuitas berkurang, Pengembalian Ekuitas bertambah, Pendapatan bertambah, Aset bertambah
    Jawaban : Pada tanggal 14 Januari 2019 pemilik bengkel mengambil oli di bengkelnya dan dianggap sebagai prive sebesar Rp 100.000, ternyata ada oli yang sisa dan dikembalikan senilai Rp 40.000.

    8. Pendapatan bertambah, Aset bertambah, Ekuitas berkurang
    Jawaban : Pada tanggal 16 Januari 2019 pemilik menggunakan jasa perusahaan untuk kepentingan pribadi senilai Rp500.000 . Pemilik hanya membayar sebesar Rp200.000 untuk jasa tersebut dan sisanya dianggap sebagai pengurang modal secara langsung.

    9. Pendapatan bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset bertambah
    Jawaban : Pada tanggal 21 Januari pemilik salon menerima pendapatan berupa sampo sebesar Rp200.000 yang kemudian sebanyak Rp50.000 diambil oleh pemilik untuk kepentingan pribadi.

    10. Pendapatan berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang, Utang bertambah
    Jawaban : Pada tanggal 26 Januari 2019 perusahaan menerima pengembalian barang berupa meja sebesar Rp5.000.000 oleh pembelinya. Pembeli tersebut meminta ganti rugi kepada perusahaan. Sebesar Rp1.000.000 dibayar oleh pemilik menggunakan uang pribadinya, sebanyak Rp2.000.000 dibayar menggunakan kas, dan sisanya akan dibayar minggu depan.

  12. Aksi U_Nur Azshalya

    Transaksi:
    1. Utang bertambah, Biaya bertambah
    Contoh: Tanggal 01 Januari 2001, perusahaan telah memakai jasa servis mesin sebesar Rp 250.000, namun belum dibayar
    2. Utang bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah
    Contoh: Tanggal 12 Desember 2012, perusahaan mengumumkan pembagian dividen untuk perioda 2012 sebesar Rp 3.500.000. Pembayaran akan dilakukan pada 10 Januari 2013.
    3. Utang berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Contoh: Tanggal 03 Maret 2003, pemilik membayar sebagian utang kepada PT ABC sebesar Rp 1.000.000 dengan uang pribadi, uang tersebut tidak diganti dan dianggap sebagai tambahan modal. Dan sebagian lagi sebesar Rp 1.000.000 dibayar tunai oleh perusahaan.
    4. Utang berkurang, Pendapatan bertambah, Aset berkurang, Ekuitas bertambah
    Contoh: Tanggal 04 April 2004, perusahaan melunasi utangnya kepada PT DEF sebesar Rp 4.000.000 dengan sejumlah kipas dengan harga yang sama sebesar Rp 1.000.000, dibayarkan tunai oleh perusahaan sebesar Rp 2.000.000 dan dibayarkan oleh pemilik sebesar Rp 1.000.000, uang pemilik tidak diganti dan dianggap sebagai tambahan modal.
    5. Ekuitas bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Contoh: Tanggal 05 Mei 2005, perusahaan mengumumkan pembagian dividen untuk periode 2005 sebesar Rp 10.000.000. Sebanyak Rp 6.000.000 dibagikan dalam wujud saham dan sisanya dibayarkan tunai.
    6. Ekuitas bertambah, Biaya bertambah, Aset bertambah
    Contoh: Tanggal 06 Juni 2006, pemilik perusahaan membayarkan sebagian tagihan listrik sebesar Rp 50.000 dengan uang pribadi, uang tersebut tidak diganti dan dianggap sebagai penambah modal. Sisa utang sebesar Rp 50.000 dibayar tunai oleh perusahaan.
    7. Ekuitas berkurang, Pengembalian Ekuitas bertambah, Pendapatan bertambah, Aset bertambah
    Contoh: Tanggal 07 Juli 2007, pemilik toko perlatan memasak mengambil perlatan memasak sebesar Rp 100.000 dan dianggap sebagai prive, ternyata terdapat beberapa sisa perlatan memasak dan dikembalikan sebesar Rp 25.000.
    8. Pendapatan bertambah, Aset bertambah, Ekuitas berkurang
    Contoh: Tanggal 08 Agustus 2008, pemilik salon menggunakan jasa salonnya untuk kepentingan pribadi sebesar Rp 150.000, pemilik hanya membayar Rp 50.000 dan sisanya dianggap sebagai pengurangan modal secara langsung.
    9. Pendapatan bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset bertambah
    Contoh: Tanggal 09 September 2009, pemilik mendapatkan pendapatan atas penjualannya sebesar Rp 150.000 dan pemilik mengambil sebesar Rp 50.000 untuk kepentingan pribadi.
    10. Pendapatan berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang, Utang bertambah
    Contoh: Tanggal 10 Oktober 2010, perusahaan menerima pengembalian barang berupa tas dari pembeli sebesar Rp 1.250.000 dan pembeli tersebut meminta ganti rugi. Sebesar Rp 250.000 dibayar oleh pemilik menggunakan uang pribadinya, sebesar Rp 500.000 dibayarkan tunai, dan sisanya akan dibayarkan minggu depan.

  13. 1. Utang bertambah, biaya bertambah.
    Pada tanggal 5 Januari 2014 perusahaan qwe memiliki tagihan untuk membayar gaji karyawan sebesar Rp2.500.000, tetapi akan dibayar pada tanggal 31 Januari 2014.
    2. Utang bertambah, pengembalian ekuitas bertambah
    Pada tanggal 19 Februari 2014, perusahaan rty mengumumkan pembagian prive sebesar Rp.12.000.000, pembayaran akan dilakukan pada tanggal 28 Februari 2014.
    3. Utang berkurang, ekuitas bertambah, aset berkurang
    Pada tanggal 3 April 2014, Perusahaan uio membayar hutang kepada perusahaan L sebesar Rp7.000.000, sebesar Rp3.000.000 dibayar menggunakan uang pribadi pemilik, sisanya menggunakan uang kas.
    4. Utang berkurang, pendapatan bertambah, aset berkurang, ekuitas bertambah
    Pada tanggal 24 Mei 2014, perusahaan laundry membayar hutang sebesar Rp3.000.000 kepada perusahaan pas, hutang dibayar menggunakan laundry gratis senilai Rp1.000.000, sebesar Rp1.000.000 menggunakan uang kas, dan sisanya menggunakan uang pribadi pemilik.
    5. Ekuitas bertambah, pengembalian ekuitas bertambah, aset berkurang.
    Pada tanggal 15 Juli 2014, perusahaan dfg mengumumkan sekaligus membagikan dividen sebesar Rp10.000.000 dalam bentuk obligasi sebesar Rp.5.000.000 sisanya dibayar tunai.
    6. Ekuitas bertambah, biaya bertambah, aset bertambah
    Pada tanggal 29 Agustus 2014, pemilik perusahaan hjk menyerahkan Rp.100.000.000 sebesar Rp.50.000.000 untuk biaya servis peralatan, dan sisanya dimasukkan ke kas.
    7. Ekuitas berkurang, pengembalian ekuitas bertambah, pendapatan bertambah, aset bertambah
    Pada tanggal 12 November 2014 pemilik bengkel mengembalikan knalpot senilai Rp2.000.000, selain itu pemilik bengkel juga menghabiskan Rp250.000 untuk ganti onderdil dan dihitung prive.
    8. Pendapatan bertambah, aset bertambah, ekuitas berkurang
    Pada tanggal 20 April 2014, pemilik boutique mengambil baju jualannya sebesar Rp300.000, namun dibayar tunai sebesar Rp100.000, sisanya dianggap prive.
    9. Pendapatan bertambah, pengembalian ekuitas bertambah,aset bertambah
    Pada tanggal 15 September 2014, pemilik perusahaan tekstil mengembalikan kain sebesar Rp250.000, pemilik juga membelikan pewarna pakaian baru sebesar Rp500.000.
    10. Pendapatan berkurang, ekuitas bertambah, aset berkurang, utang bertambah
    Pada tanggal 31 Desember 2014, perusahaan mno melakukan pengembalian barang kepada perusahaan ysu karena adanya kecacatan produksi sebesar Rp12.000.000, retur tersebut dibayar sebesar Rp5.000.0000 menggunakan kas, Rp2.000.000menggunakan uang pribadi pemilik, dan sisanya akan dibayar minggu depan.

  14. 1. Pada tanggal 7 Februari 2019, perusahaan memperbaiki kipas angin sebesar Rp50.000 namun belum bisa dibayar.
    2. Pada tanggal 9 Februari 2019, pemilik mengambil uang perusahaan sebesar Rp100.000 tapi bukan hari ini.
    3. Pada tanggal 11 Februari 2019, perusahaan melunasi hutang senilai Rp150.000 dengan uang perusahaan Rp100.000 dan uang pemilik Rp50.000 .
    4. Pada tanggal 13 Februari 2019, perusahaan kaca melunasi hutang senilai Rp200.000 dengan kaca Rp100.000 dan uang perusahaan Rp100.000 .
    5. Pada tanggal 15 Februari 2019, pemilik mengambil uang perusahaan sebesar Rp250.000 tetapi Rp50.000 diberikan untuk tambahan modal perusahaan.
    6. Pada tanggal 17 Februari 2019, pemilik memberikan uang kepada perusahaan sebesar Rp300.000 dan Rp50.0000 untuk biaya servis printer.
    7. Pada tanggal 19 Februari 2019, pemilik menggunakan jasa perusahaan sebesar Rp100.000 dan diganti secara tunai. Setelah itu, pemilik mengambil uang perusahaan untuk kepentingan pribadi sebesar Rp100.000 dan dihitung sebagai pengurang ekuitas.
    8. Pada tanggal 21 Februari 2019, pemilik menggunakan jasa perusahaan sebesar Rp200.000 dan hanya diganti sebesar Rp150.000 ,sisanya tidak dibayar sehingga menjadi pengurang ekuitas
    9. Pada tanggal 23 Februari 2019, pemilik menggunakan jasa perusahaan sebesar Rp350.000 tapi Rp100.000 digunakan pemilik untuk kebutuhan pribadi sehingga hanya membayar sisanya.
    10. Pada tanggal 25 Februari 2019, perusahaan menerima retur sebesar Rp500.000 . Ganti rugi kepada pelanggan sementara ditanggung oleh pemilik. Sebesar Rp100.000 diganti oleh perusahaan dan sebesar Rp100.000 dibayar kemudian, sementara Rp300.000 tidak diganti.

  15. 1. Utang bertambah, Biaya bertambah
    Jawab
    Pada tanggal 7 Februari 2019, PT Fajar Sentosa memperbaiki AC sebesar Rp50.000 namun belum dibayar.
    2.Utang bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah
    Jawab
    Pada tanggal 9 Februari 2019, pemilik mengambil uang PT Fajar Sentosa sebesar Rp300.000 namun di lain hari.
    3.Utang berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Jawab
    Pada tanggal 11 Februari 2019, PT Fajar Sentosa melunasi hutang senilai Rp200.000 dengan uang tunai milik perusahaan Rp100.000 dan uang pemilik Rp100.000 .
    4. Utang berkurang, Pendapatan bertambah, Aset berkurang, Ekuitas bertambah
    Jawab
    Pada tanggal 13 Februari 2019, PT Fajar Sentosa melunasi hutang senilai Rp400.000 dengan mebel senilai Rp300.000 dan uang perusahaan Rp100.000 .
    5. Ekuitas bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Jawab
    Pada tanggal 15 Februari 2019, pemilik mengambil uang PT Fajar Sentosa sebesar Rp300.000 dan sebesar Rp100.000 diberikan untuk tambahan modal perusahaan.
    6.Ekuitas bertambah, Biaya bertambah, Aset bertambah
    Jawab
    Pada tanggal 17 Februari 2019, pemilik memberikan uang kepada PT Fajar Sentosa sebesar Rp300.000 dan Rp150.0000 untuk biaya servis komputer.
    7.Ekuitas berkurang, Pengembalian Ekuitas bertambah, Pendapatan bertambah, Aset bertambah
    Jawab
    Pada tanggal 19 Februari 2019, pemilik perusahaan menggunakan jasa perusahaan sebesar Rp1000.000 untuk kepentingan pribadi dan dibayarkan secara tunai. Kemudian pemilik menggunakan jasa perusahaan nya lagi sebesar Rp500.000 namun tidak dibayarkan dan dianggap sebagai pengurangan modal secara langsung
    8. Pendapatan bertambah, Aset bertambah, Ekuitas berkurang
    Jawab
    Pada tanggal 21 Februari 2019, Pemilik perusahaan menggunakan jasa perusahaan senilai Rp700.000, sebesar Rp500.000 dibayarkan secara tunai dan sisanya dianggap sebagai pengurangan modal langsung.
    9. Pendapatan bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset bertambah
    Jawab
    Pada tanggal 23 Februari 2019, perusahaan mendapat pendapatan sebesar Rp200.000 namun sebesar Rp100.000 digunakan pemilik untuk kebutuhan pribadi.
    10. Pendapatan berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang, Utang bertambah
    Jawab
    Pada tanggal 25 Februari 2019, pemilik menggunakan jasa perusahaan sebesar Rp500.000 ,tetapi tidak dibayar sebesar Rp200.000. Pemilik menyetorkan Rp200.000 dan Rp100.000 sebagai hutang.

  16. 1. Utang bertambah, Biaya bertambah
    Pada tanggal 23 Juni 2019, PT. SuryaJaya membayar service mobil senilai Rp2.000.000 secara kredit
    2. Utang bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah
    Pada tanggal 10 Februari 2030, PT. Mekarindo meminjam uang senilai Rp2.500.000 ke PT. Pertamina, namun uang tersebut diambil oleh pemilik PT. Mekarindo
    3. Utang berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Pada tanggal 4 Juli 2061, PT. SuryaJaya membayar biaya sewa gedung senilai Rp5.000.000 dengan Rp 3.000.000 dengan kas perusahaan dan sisanya dibayar oleh pemilik dan dianggap sebagai penambahan modal
    4. Utang berkurang, Pendapatan bertambah, Aset berkurang, Ekuitas bertambah
    Pada tanggal 31 Desember 2019, PT. SuryaJaya membayar utang senilai Rp1.500.000 dengan Rp 750.000 dengan kas perusahaan, Rp 500.000 dibayar oleh pemilik dan dianggap sebagai penambahan modal, serta Rp250.000 dibayarkan dengan jasa service mesin
    5. Ekuitas bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Tanggal 4 Juli 2019, PT. suryaJaya mengumumkan pembagian dividen sekaligus membayar tunai dividen senilai Rp1.000.000- dengan Rp750.000 dibayar dengan kas perusahaan dan sisanya dibayar oleh pemilik perusahaan dan dianggap sebagai penambahan modal
    6. Ekuitas bertambah, Biaya bertambah, Aset bertambah
    Pada tanggal 14 Oktober 2015, pemilik usaha memberikan 5 bus sebagai aset perusahaan dengan biaya pengiriman Rp35.000.000 yang dibayarkan oleh pemilik dan sebagai modal
    7. Ekuitas berkurang, Pengembalian Ekuitas bertambah, Pendapatan bertambah, Aset bertambah
    8. Pendapatan bertambah, Aset bertambah, Ekuitas berkurang
    Pada tanggal 30 April 2008, pemilik perusahaan mengambil sebagian modalnya senilai Rp860.000.000 untuk membeli 4 bus senilai Rp920.000.000. Karena masih terdapat sisa yang belum dibayarkan, pemilik meminta untuk dibayrkan denga jasa service kendaraan apa saja
    9. Pendapatan bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset bertambah
    Pada tanggal 20 Agustus 2017, PT. Mekarindo mendapatkan hasil penjualan bus senilai Rp750.000.000 yang Rp500.000.000 dianggap sebagai prive karena diambil oleh pemilik dan sisanya dimasukkan ke kas
    10. Pendapatan berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang, Utang bertambah
    Pada tanggal 19 Maret 2018, terjadi pengembalian barang oleh pelanggan senilai Rp4.500.000 yang dimana pemilik membayarkan senilai Rp 1.500.000 yang dianggap penambahan modal, Rp3.000.000 dibayarkan dengan kas dan sisanya dibayarkan secara utang

  17. 1) Utang bertambah, Biaya bertambah Jawab:
    Pada tanggal 2 Februari 2019 perusahaan melakukan reparasi terhadap komputer perusahaan dan ditaksir sebesar sebesar Rp 400.000 perusahaan akan membayar pada bulan depan.
    Transaksi:
    Biaya bertambah sebesar Rp 400.000 dan utang bertambah sebesar Rp 400.000.

    2) Utang bertambah, Pengembalian ekuitas bertambah
    Jawab:
    Pada tanggal 4 Februari 2019 perusahaan menerima pinjaman bank senilai Rp 120.000.000, namun dana tersebut langsung diambil oleh pemilik dalam bentuk prive.
    Transaksi:
    Pengembalian ekuitas (Prive) bertambah sebesar Rp 120.000.000 dan utang bertambah sebesar Rp 120.000.000.

    3) Utang berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Jawab:
    Pada tanggal 5 Februari 2019 perusahaan membayar utang sebesar Rp 50.000.000 yang sebagian dibayarkan oleh pemilik sebesar Rp 25.000.000 dan dianggap tambahan modal. Sisanya dibayar dengan kas perusahaan.
    Transaksi:
    Utang berkurang sebesar Rp 50.000.000, ekuitas bertambah Rp 25.000.000, dan kas (Aset) berkurang Rp 25.000.000.

    4) Utang berkurang, Pendapatan bertambah, Aset berkurang, Ekuitas bertambah
    Jawab:
    Pada tanggal 6 Februari 2019 perusahaan membayar utang senilai Rp 120.000.000 yang dibayar menggunakan kas sebesar Rp 60.000.000, dengan barang produk A senilai Rp 40.000.000, dan pemilik perusahaan membayar Rp 20.000.000 dianggap tambahan modal.
    Transaksi:
    Utang berkurang sebesar Rp 120.000.000, Kas (Aset) berkurang sebesar Rp 60.000.000, pendapatan bertambah sebesar Rp 40.000.000, dan ekuitas bertambah sebesar Rp 20.000.000.

    5) Ekuitas bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset berkurang.
    Jawab:
    Pada tanggal 7 Februari, pemilik membutuhkan dana Sebesar Rp 1.200.000.000 dan memutuskan mengambil dari perusahaan. Perusahaan kemudian menjual 100.000 saham biasa dengan nominal Rp 10.000 per saham dan semua hasil penerbitan diambil oleh pemilik sebagai prive, pemilik juga memutuskan mengambil dana langsung dari kas perusahaan sebesar Rp 200.000.000
    Transaksi:
    Pengembalian ekuitas (Prive) bertambah sebesar Rp 1.200.000.000, saham biasa (Ekuitas) bertambah sebesar Rp 1.000.000.000, dan kas berkurang sebesar Rp 200.000.000.

    6) Ekuitas bertambah, Biaya bertambah, Aset bertambah
    Jawab:
    Pada tanggal 8 Februari perusahaan kembali menjual saham biasa seharga Rp 10.000 sebanyak 10.000 saham. Hasil penjualan saham digunakan langsung untuk membayar biaya sewa gedung sebesar Rp 20.000.000 dan sisanya masuk ke kas perusahaan.
    Transaksi:
    Aset bertambah sebesar Rp 80.000.000, biaya bertambah sebesar Rp 20.000.000, dan ekuitas bertambah Rp 100.000.000.

    7) Ekuitas berkurang, Pengembalian ekuitas bertambah, Pendapatan bertambah, Aset bertambah.
    Jawab:
    Pada tanggal 9 Februari perusahaan menjual barang dagang B senilai Rp 30.000.000 dibayar tunai. Sebesar Rp 5.000.000 kemudian diambil pemilik sebagai prive, dan sebanyak Rp 10.000.000 digunakan untuk pembayaran dividen
    Transaksi:
    Kas (Aset) bertambah sebesar Rp 15.000.000, ekuitas berkurang sebesar Rp Rp 10.000.000, Pengambalian ekuitas bertambah sebesar Rp 5.000.000, dan pendapatan bertambah Rp 30.000.000

    8) Pendapatan bertambah, Aset bertambah, Ekuitas berkurang
    Jawab:
    Pada tanggal 10 Februari perusahaan menjual barang dagan C sebesar Rp 24.000.000 secara tunai. Sebanyak Rp 20.000.000 masuk kas perusahaan dan sebanyak Rp 4.000.000 digunakan untuk pembayaran dividen.
    Transaksi:
    Kas (Aset) bertambah Rp 20.000.000, pengembalian ekuitas bertambah Rp 4.000.000, dan pendapatan berta,bah Rp 24.000.000.

    9) Pendapatan bertambah, Pengembalian ekutas bertambah, Aset bertambah
    Jawab:
    Pada tanggal 11 Februari 2019 perusahaan menjual barang dagang A sebesar Rp 20.000.000, sebagian Rp 10.000.000 menjadi kas, dan Rp 10.000.000 diambil oleh pemilik sebagai prive.
    Transaksi:
    Kas (Aset) bertambah sebesar Rp 10.000.000, Prive bertambah Rp 10.000.000, dan pendapatn bertambah sebesar Rp 20.000.000.

    10) Pendapatan berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang, Utang bertambah
    Jawab:
    Pada tanggal 12 Februari 2019 perusahaan menerima retur penjualan barang dagang A senilai Rp 20.000.000, untuk mengganti retur itu perusahaan mengeluarkan kas sebesar Rp 5.000.000, serta dari pemilik sebesar Rp 12.000.000. Sedangkan sisanya sebesar Rp 3.000.000 dibayar bulan depan.
    Transaksi:
    Pendapatan berkurang sebesar Rp 20.000.000, Kas (Aset berkurang) sebesar Rp 5.000.000, Ekuitas bertambah Rp 12.000.000, serta utang bertambah sebesar Rp 3.000.000./

  18. Transaksi:
    1. Utang bertambah, Biaya bertambah
    Jawab: Pada tanggal 2 Oktober 2019, PT. Blackpink harus membayar biaya perbaikan kepada PT. Lancar sebesar Rp5.000.000,00 untuk alat cetak album, perbaikan sudah dilakukan namun dibayar bulan depan.
    2. Utang bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah
    Jawab: Pada tanggal 5 Oktober 2019, PT. Blackpink membutuhkan dana untuk membeli alat cetak album baru sebesar Rp15.000.000,00 karena perusahaan berhubungan baik dengan PT. Aman Jaya, maka PT. Blackpink meminjam dana dari PT. Aman Jaya dan uang langsung masuk ke rekening pemilik.
    3. Utang berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Jawab: Pada tanggal 10 Oktober 2019, PT. Blackpink membayar utang kepada PT. Lancar sebesar Rp5.000.000,00 namun sebesar Rp3.000.000,00 dibayar menggunakan kas dan sisanya dibayar oleh pemilik dan dianggap tambahan modal.
    4. Utang berkurang, Pendapatan bertambah, Aset berkurang, Ekuitas bertambah
    Jawab: Pada tanggal 12 Oktober 2019, PT. Blackpink melunasi utang pada PT. Aman Jaya. Utang sebesar Rp15.000.000,00 dibayar tunai dengan kas Rp5.000.000,00 dan dan dibayar dengan album senilai Rp4.000.000,00 dan sisanya dibayar oleh pemilik dan dianggap tambahan modal.
    5. Ekuitas bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset berkurang
    Jawab: Pada tanggal 15 Oktober 2019, Pemilik membutuhkan uang untuk kebutuhan pribadinya sehingga mengambil uang perusahaan sebesar Rp100.000.000, karena uang tidak mencukupi, perusahaan menjual semua sisa album yang dibuat senilai 80jt dan dibeli oleh PT. Black Label dan yang sisanya mengambil dari kas.
    6. Ekuitas bertambah, Biaya bertambah, Aset bertambah
    Jawab: Pada tanggal 16 Oktober 2019, PT. Blackpink mendapatkan 1 buah bus travel dari pemilik sebesar Rp750.000.000,00 dimana bus travel tersebut dibeli diluar kota sehingga ada biaya pengiriman sebesar Rp10.000.000
    7. Ekuitas berkurang, Pengembalian Ekuitas bertambah, Pendapatan bertambah, Aset bertambah
    Jawab: Pada tanggal 18 Oktober 2019, PT. Blackpink menjual album senilai Rp40.000.000 kepada PT. Lancar dibayar tunai. Sebesar Rp10.000.000 masuk ke rekening pemilik dan sebesar Rp10.000.000 dimasukkan sebgai pembayaran dividen.
    8. Pendapatan bertambah, Aset bertambah, Ekuitas berkurang
    Jawab: Pada tanggal 20 Oktober 2019, PT. Blackpink menjual album sebesar Rp25.000.000,00 kepada PT. Black Label secara tunai dimana sebesar Rp5.000.000 masuk kas dan sisanya diserahkan perusahaan untuk dibagikan menjadi dividen.
    9. Pendapatan bertambah, Pengembalian Ekuitas bertambah, Aset bertambah
    Jawab: Pada tanggal 21 Oktober 2019, PT Blackpink mendapatkan dividen dari PT. Lancar sebesar Rp3.000.000 dimana sebesar Rp1.500.000 dianggap sebagai kas dan sebagian masuk ke rekening pemilik.
    10. Pendapatan berkurang, Ekuitas bertambah, Aset berkurang, Utang bertambah
    Jawab: Pada tanggal 29 Oktober 2019, PT. Blackpink melakukan pengembalian alat cetak album sebesar Rp4.000.000 karena alat rusak. Sebesar Rp1.500.000,00 dikembalikan secara tunai, Rp5.00.000 dikembalikan bulan depan dan sisanya dibayarkan pemilik dan dianggap sebagai tambahan modal.

  19. 1. Pada tanggal 15 November 2018, Toko Sanjaya menghitung bahwa biaya gaji pada minggu itu sebesar Rp350.000, namun pembayaran gaji tersebut ditunda hingga minggu depan.
    2. Pada tanggal 5 Januari 2019, PT Agung mengumumkan pembagian deviden senilai Rp5.000.000 namun pembayaran rersebut dilakukan seminggu kemudian.
    3. Pada tanggal 7 Januari 2017, Toko Abadi membayar utang kepada PT Jaya senilai Rp7.000.000, dengan kas sebesar Rp5.000.000 dan sisanya menggunakan kas pribadi yang dianggap sebagai tambahan modal.
    4. Pada tanggal 18 Juli 2018, PT Berkah membayar utang kepada PT Sejahtera senilai Rp100.000.000 dengan ketentuan sebagai berikut, sebesar Rp70.000.000 menggunakan kas, sebesar Rp20.000.000 menggunakan kas pribadi yang dianggap sebagai tambahan modal, lalu sisanya PT Berkah memberikan jasa iklannya kepada PT Sejahtera.
    5. Pada tanggal 2 April 2019, PT Fajar mengumumkan pembagian deviden senilai Rp5.000.000, deviden tersebut dibayarkan dengan kas senilai Rp1.000.000 sisanya dibagikan dalam wujud saham perusahaan.
    6. Pada tanggal 27 Desember 2017, PT Manja membeli peralatan kantor senilai Rp4.000.000, dengan biaya antar senilai Rp100.000. Pembelian tersebut dimasukkan kedalam tambahan modal karena membeli dengan uang pemilik.
    7. Pada tanggal 4 November 2019, Fani selaku pemilik Salon Fani menggunakan jasa salonnya untuk kepentingan pribadi senilai Rp400.000. Fani membayar senilai Rp300.000 dan sisanya dianggap sebagai pengurangan modal secara langsung.
    8. Pada tanggal 7 Agustus 2018, Pemilik Bengkel TOP menggunakan jasa servisnya senilai Rp400.000 senilai Rp300.000 akan Ia bayar kemudian, lalu sisanya sebagai pengurangan modal secara langsung.
    9. Pada tanggal 19 Oktober 2017, Pak Bambang selaku pemilik Bengkel Bambang menggunakan jasa servia mobilnya senilai Rp1.500.000. Senilai Rp1.000.000 beliau akan membayarnya pada tanggal 21 Oktober 2017, lalu senilai Rp500.000 beliau anggap sebagai prive.
    10. Pada tanggal 6 Januari 2019, PT Agro menerima komplain dari pelanggannya lalu barang tersebut dikembalikan senilai Rp10.000.000. Pada saat itu PT Argo membayar dengan kas sebesar Rp7.000.000, senilai Rp2.000.000 dibayar kemudian, pemilik PT Argo membayar sebesar Rp1.000.000 kepada pelanggannya dan uang tersebut tidak dikembalikan oleh perusahaan.

  20. 1. Pada tanggal 31 Mei 2019 diketahui gaji karyawan yang harus dibayarkan adalah sebesar Rp1.000.000,00 tetapi tidak langsung dibayarkan, perusahaan akan membayar 3 hari kemudian karena ada sesuatu hal.
    2. Pada tanggal 15 Desember 2018 PT Sukses mengumumkan mengenai pembagian dividen untuk periode 2018 sebesar Rp5.000.000,00. Pembayaran akan dilakukan pada tanggal 15 Januari 2019.
    3. Pada tanggal 13 Agustus 2019 perusahaan melunasi utang kepada Nyonya Sari sebesar Rp500.000,00. Pembayaran dilakukan secara tunai menggunakan kas sebesar Rp400.000,00 serta sisanya menggunakan uang pribadi. Pemilik tidak meminta ganti uang tersebut dan dianggap sebagai penambah modal.
    4. Pada tanggal 7 April 2019 Salon Bunga melunasi utang sebesar Rp600.000,00. Pembayaran dilakukan secara tunai menggunakan kas sebesar Rp300.000,00, layanan creambath seharga Rp250.000,00 serta sisanya menggunakan uang pribadi. Pemilik tidak meminta ganti uang tersebut dan dianggap sebagai penambah modal.
    5. Pada tanggal 15 Oktober 2018 pagi hari pemilik mengambil uang dari perusahaan sebesar Rp200.000,00 untuk keperluan pribadi. Setelah dipakai ternyata uang yang terpakai hanya Rp150.000,00. Pada sore hari sisa uang Rp50.000,00 tersebut dikembalikan ke perusahaan dan dianggap sebagai penambah modal.
    6. Pada tanggal 21 Februari 2018 perusahaan menambahkan modal berupa peralatan senilai Rp300.000,00 dan membayar biaya servis AC sebesar Rp100.000,00 menggunakan uang pribadi. Pemilik menyerahkan struk ke perusahaan tanpa meminta uang pengganti dan dianggap sebagai penambah modal.
    7. Pada tanggal 25 Januari 2019 pemilik perusahaan jasa pengiriman menggunakan jasa untuk kepentingan pribadi senilai Rp300.000,00. Pemilik membayar secara tunai sebesar Rp150.000,00. Sisanya sebesar Rp150.000,00 tidak dibayar dengan rincian Rp100.000,00 dianggap sebagai prive dan Rp50.000,00 dianggap sebagai pengurang modal secara langsung.
    8. Pada tanggal 10 November 2018 pemilik perusahaan menggunakan jasa perusahaan untuk kepentingan pribadi senilai Rp1.000.000,00. Pemilik membayar sebesar Rp500.000,00 secara tunai dan sisanya tidak dibayar. Hal tersebut dianggap sebagai pengurang modal secara langsung.
    9. Pada tanggal 12 April 2019 pemilik menggunakan jasa salon miliknya seninal Rp200.000,00 untuk kepentingan pribadi. Pemilik membayar sebesar Rp150.000,00 tunai dan sisanya tidak dibayar. Hal tersebut dianggap sebagai prive.
    10. Pada tanggal 11 Juli 2019 perusahaan menerima kembali barang dagang (retur penjualan) yang dijual pada tanggal 5 Juli 2019 senilai Rp500.000,00 karena barang cacat. Perusahaan mengganti barang tetsebut dengan uang kas sebesar Rp300.000,00, dengan uang pribadi sebesar Rp100.000,00 dan sisanya dibayar 3 hari kemudian. Uang pemilik dianggap sebagai penambah modal.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *