Tahap-tahap Kewirausahaan

Sebuah usaha tidak serta merta langsung jadi dan sukses. Seorang pengusaha dituntut melalui berbagai tahap sebelum menemukan kesuksesan dalam usaha yang dijalankan. Secara umum tahap-tahap dalam melakukan atau membangun usaha adalah sebagai berikut:

  1. Tahap memulai

Segala sesuatu diawali dengan tahap memulai. Dalam tahap ini, pelaku usaha yang berniat untuk melakukan usaha mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, diawali dengan melihat peluang usaha yang mungkin apakah membuka usaha baru, mengadopsi usaha yang sudah ada, melakukan akuisisi usaha yang telah berkembang, atau melakukan waralaba. Tahap ini juga menuntut pelaku usaha untuk memilih jenis usaha yang akan dilakukan, apakah di bidang jasa, dagang, atau manufaktur. Sebelum memulai, sebaiknya pelaku usaha melakukan penelitian terkait dengan kebutuhan masyarakat yang dijadikan sebagai target pasar bagi usaha yang akan didirikan.

  1. Tahap melaksanakan usaha

Dalam tahap ini, pelaku usaha harus mampu mengelola berbagai aspek yang terkait dengan usahanya, seperti aspek sumber daya manusia, produksi, keuangan, pemasaran, maupun organisasi atau managemen secara menyeluruh. Pelaku usaha dituntut memiliki jiwa kepemimpinan yang meliputi kepemimpinan dalam menghadapi risiko, pengambilan keputusan, pengawasan dan pengendalian, dan melakukan evaluasi.

  1. Tahap mempertahankan usaha

Banyak pelaku usaha mudah untuk mendirikan usaha, namun tidak sedikit yang kesulitan dalam mempertahankan usaha yang sudah didirikan. Tahap mempertahankan usaha merupakan tahap yang sangat penting sebelum usaha tersebut dapat dikembangkan. Dalam tahap ini, pelaku usaha melakukan berbagai evaluasi terhadap faktor-faktor keberhasilan usaha dan kegagalan usaha yang telah dijalankan dan menjadikannya sebagai bahan pertimbangan untuk menindaklanjuti usaha yang dijalankan. Pelaku usaha harus mampu membaca, memahami, dan mencari jalan terbaik bagi usaha yang telah berjalan dengan berbagai situasi yang kemungkinan muncul. Pelaku usaha dituntut untuk mempersiapkan berbagai rencana dan strategi guna menghadapi berbagai kemungkinan yang muncul dalam usaha yang dijalankan.

  1. Tahap mengembangkan usaha

Jika usaha dapat dipertahankan, tahap yang selanjutnya adalah mengembangkan usaha. Dalam tahap pengembangan ini, pelaku usaha mulai berpikir untuk memperluas area pemasaran, perluasan produksi, atau bahkan sampai dengan diversifikasi produk. Pelaku usaha mulai mencari target pasar baru, mencari peluang-peluang baru, atau berinovasi dengan produk yang sudah ada. Pengembangan usaha dapat dilakukan dengan cara membuka anak cabang atau dengan cara waralaba. Selain itu, pelaku usaha juga dapat memproduksi produk baru jika produk tersebut dibutuhkan oleh masyarakat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *