Sumber Dana

Angga dan Anggi bekerjasama untuk mengembangkan usaha di bidang pertanian. Angga memiliki latar belakang pendidikan sebagai sarjana pertanian sedangkan Anggi merupakan sarjana di bidang akuntansi. Usaha yang akan dijalankan berupa penyediaan pupuk baik bersubsidi maupun non subsidi bagi para petani yang ada di Kabupaten Bantul. Salah satu keunggulan yang diharapkan dari usaha ini yaitu mereka menyediakan pupuk khusus yang dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Mereka menjadi distributor tunggal untuk salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Bantul.

Setelah satu bulan merencanakan, usaha mereka belum jalan juga. Hambatan utama yang mereka hadapi yaitu kebutuhan dana dari sisi jumlah dan sumber dana. Estimasi kebutuhan dana untuk menjalankan usaha mereka mencapai Rp250.000.000 yang akan digunakan untuk membeli persediaan pupuk senilai Rp200.000.000, membeli peralatan dan perlengkapan pendukung senilai Rp20.000.000, dan biaya sewa bangunan senilai Rp30.000.000 selama 5 tahun. Tingkat keuntungan yang diharapkan pada bulan pertama sampai bulan kelima yaitu sebesar Rp5.000.000 per bulan. Untuk bulan-bulan selanjutnya diestimasi keuntungan yang didapatkan sebesar Rp8.000.000 per bulan.

Dana yang dimiliki saat ini yaitu sebesar Rp100.000.000 yang terdiri atas Rp40.000.000 milik Angga dan Rp60.000.000 milik Anggi. Angga memiliki kendaraan yang dapat digunakan untuk mengangkut pupuk senilai Rp150.000.000. Mereka masih kekurangan dana sebesar Rp150.000.000 untuk menjalankan usahanya. Pinjaman bank tersedia dengan suku bunga pasar yaitu sebesar 18% per tahun dari pokok pinjaman dan berlaku flat dan membutuhkan jaminan berupa aset. Jumlah pinjaman yang dapat direalisasi sebesar 60% dari aset yang dijaminkan. Sumber dana lain yang tersedia yaitu merekrut pemegang saham, namun hal ini sepertinya sulit untuk dilakukan karena usaha yang akan mereka jalankan belum ada wujudnya. Pinjaman juga tersedia dari kerabat dan teman dengan persyaratan mereka harus memberikan bagi hasil sebesar 40% dari laba yang dihasilkan.

Bantulah Angga dan Anggi untuk memutuskan sumber dana mana yang sebaiknya mereka pilih untuk mencukupi kebutuhan dana mereka. Berikan beberapa pertimbangan mengapa mereka sebaiknya memilih pilihan yang Anda tawarkan termasuk risiko yang mungkin dihadapi dan solusi untuk mengatasi risiko tersebut. Tuliskan jawaban Anda pada kolom komentar.

 

 

107 comments

  1. menurut saya, angga dan anggi justru jangan mengambil ketiga langkah diatas, akan tetapi mereka seharusnya mempertimbangkan untuk menjual aset mereka yang berupa kendaraan untuk menutupi kekurangan dana 150jtnya, sebagai ganti, mereka lebih baik menyewa kendaraan saja untuk kkegiatan pengangkutan pupuk. mengapa demikian? dapat kita lihat, dari ketiga pilihan diatas yabg realistis hanya dua pilihan yakni pinjam ke bank dan pinjam ke saudara. dam kedua pilihan tersebut memiliki konsekuensi yaitu mereka harus membayarkan bunga dan bagi hasil dari keuntuntungan usaha mereka. mengapa menjual kendaraan menjadi alternatif terbaik menurit saya, mari kita bedah satu per satu
    1. dalam opsi pinjam ke bank, ini merupakan opsi pertama yang saya coret mengapa? karena sangat memberatkan usaha dan sarat resiko. simplenya gini, kita kekurangan uang 150jt, pinjam ke bank, dengan bunga 18% setahun (1,5%) peebualn. dalam hitungan saya untuk membayar bunga saja, angga dan anggi harus mengeluarkan dana sehesar 2.250.000 tiap bulannya. dan faktanya untuk usaha 5 bulan pertama mereka hanya bisa mencatat untung 5juta sehingga hampir separuh keuntuntungan mereka hanya digu akan untuk membayar bunga dan itu pun dana yang cair tidak sebesar 150juta, melainkan hanya 90 juta which mean, mmereka masih kurang 60juta.lagi.
    2. dalam opsi pinjam ke teman maupun saudara, mungkin kelihatannya simpel dan paling mudah akan tetapi perlu diingat, mereka menginginkan bagi hasil sebesar 40% dari usaha. which mean, mereka harus merelakan 40% daei keuntuntungan mereka untuk bagi hasil misal 5 bulan pertama mereka harus merelakan 2 juta dari laba mereka untuk bagi hasil itu sama saja dengan pinjam ke bank

    nah, dari data diatas alternatif saya adalah menjual saua aset kendaraan mereka senilai 150juta dan mengganti kendaraanereka menjadi sewa saja. mengapa? kita misalkan biaya untuk sewa per hari adalah 150 ribu, sedangkan kebutuhan mereka untuk pengiriman dan penjualan pupuk kita asumsikan seminggu hanya membutuhkan 2x perjalanan yang berarti membutuhkan biaya 300 ribu permingggu dengab kata lain 1,5 juta perbulan untuk sewa .sehingga mereka hanya harus merelakan 1,5juta rupiah perbulan untuk menyewa kkendaraan tidak seperti pinjam bank atau pinjam saudara. sekian

  2. Nama : Tifani Danisa
    Kelas : Akuntansi U’17
    NIM : 17812144012

    Menurut saya sebaiknya Angga dan Anggi meminjam dana dari teman atau kerabat dengan bagi hasil 40 % karena menurut saya untuk tahap.awal tidak apa” memiliki keuntungan yang tidak terlalu banyak namun harus disertai dengan konsistensi. Lalu untuk alternatif pendanaan kedua yaitu melalui pemegang saham walaupun usaha ini masih dalam tahap awal kita bisa berusaha untuk benar” membuktikan dengan proposal yang kita buat akan keberhasilan usaha ini, dengan data” yang valid, lalu perhitungan yang matang, dan pertimbangan keuangan lainnya, sehingga kita bisa mendapatkan pendanaan dari swasta atau pihak asing.
    Lalu untuk alternatif meminjam dana ke bank saya tidak setuju karena dengan suku bunga 18 % per tahun dengan jaminan aset itu sangan beresiko itupun tidak semuanya tentu terealisasi hal ini sangat beresiko mengingat bunganya cukup tinggi sudah gitu dana tidak semua bisa terealisasi penuh

  3. Shafa Qonita (U)
    Menurut saya pinjaman dari kerabat kerja yang mengharuskan bagi hasil atas laba sebesar 40%. Karena itu minim resiko. Terlebih usaha belum terealisasikan. Apabila pinjam dari bank itu akan lama terealisasikan dan butuh jaminan aset serta hanya 60% yg terealisasi pinjamannya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *