Rumah Makan Boga Rasa

Oleh: Akhwan Adytia Deni

Rumah makan Boga rasa  adalah salah satu contoh UMKM yang ada di Yogyakarta , tepatnya di daerah Bantul . Rumah makan ini menjual berbagai olahan daging sapi dan kambing seperti sate dan tongseng dan masih banyak lagi. Usaha rumah makan ini sudah didirikan dari 20 tahun yang lalu tepatnya di tahun 2000 . Usaha ini adalah usaha keluarga yang sekarang di pegang oleh anak dari pemilik pertamanya.

Rumah makan ini terletak di pinggir jalan berhadapan dengan tempat pengisian bahan baka, jika dilihat dari tempat berjualan rumah makan ini , tempat nya tidak terlalu strategis karena berada di jalur cepat dan walaupun disana tidak adas lagi rumah makan selain rumah makan Boga rasa bukan berarti rumah makan ini selalu ramai konsumen . Produksi nya paling ramai yaitu ketika menjelang libur semester sekolah yaitu di akhir tahun dan awal taun juga di pertengahan tahun atau libur semester genap. Untuk pemasarannya sendiri pemilik tidak melakukan apapun bahkan untuk di masukan ke gofood atau grab food pun sang pemilik  tidak melakukannya  ,maka dari itu rumah makan ini di khususkan untuk para wisatawan lokal yang berkunjung ke Yogyakarta

Rumah makan Boga Rasa ini di bangun pemilik dengan modal 100 jutaan rupiah pada saat itu ,lalu untuk omzet perhari nya sang pemilik mengaku Kao itu tergantung jika di hari biasa bukan hari hati libur anak sekolah makan omzet yang didapat sehari hanya 300 ribu – 400 ribu rupiah ,namun jika di saat musim libur sekolah atau di akhir tahun maka omzet nya naik sekitaran 1 juta – 1.2 juta rupiah perhari nya.

Rumah makan ini menurut saya seharusnya tidak lagi menggantungkan hidupnya pada tiap akhir tahun saja namun seharusnya mengikuti zamannya seperti di era sekarang yang sudah memasuki era digital 4.0 yang semuanya serba dilakukan dengan menggunakan internet dan smartphone sebagian besar untuk melakukan suatu hal. Nah pemilik rumah makan Boga rasa  ini seharusnya memasukan rumah makanya ke dalam go food dan grab food agar semua orang bisa menikmati makanan yang ada di rumah makan Boga rasa tanpa perlu mendatanginya, lalu agar lebih maju lagi rumah makan ini seharusnya di iklan kan sepetyi rumah makan yang lain yang biasanya dimiliki oleh kaum milenial di internet seperti di Instagram dan sosial media yang lainya agar restoran / rumah makan ini lebih banyak dikenal orang . Selanjutnya untuk kedepannya lagi rumah makan ini harus menggunakan karyawan bukan oleh pemilik sendiri yang menangani para konsumen , kenapa? Karena untuk pelayanan   yang baik maka perlu tambahan tenaga juga agar pelayanannya optimal dan para konsumen pun akan kembali lagi ke rumah makan itu ,jika pelayanan nyan baik dan memuaskan.

38 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *