Ragam dan Analisis Transaksi

Pada dasarnya, transaksi yang terjadi di perusahaan hanya ada dua, yaitu transaksi pemerolehan dana dan transaksi penggunaan dana. Berarti dalam perusahaan, yang perlu diperhatikan adalah dana Anda berasal dari mana? Dan dana Anda digunakan untuk apa saja? Berdasarkan dua jenis transaksi tersebut, perhatikan contoh transaksi yang sering terjadi di perusahaan sebagai berikut:

  1. Transaksi setoran modal dari pemilik ke perusahaan.
  2. Transaksi pembelian.
  3. Transaksi penjualan.
  4. Transaksi pinjaman dari pihak luar.
  5. Transaksi pembayaran biaya.
  6. Transaksi pengembalian ekuitas kepada pemilik.
  7. Transaksi barter.

Transaksi dalam akuntansi selalu berdasar pada persamaan akuntansi. Selain itu, akuntansi juga mendasarkan diri pada prinsip kesatuan usaha, yaitu suatu usaha/ perusahaan terpisah dengan pemiliknya sehingga ketika perusahaan bertransaksi dengan pemilik (baik dana mengalir dari pemilik ke perusahaan berupa modal atau dana mengalir dari perusahaan ke pemilik berupa prive/dividen) juga harus dicatat.

Setiap transaksi yang terjadi di perusahaan mengakibatkan perubahan minimal 2 akun, baik pada satu elemen saja atau pada elemen yang berbeda. Perubahan ini tidak akan mengubah keseimbangan persamaan akuntansi.

Agar lebih jelas perhatikan contoh transaksi berikut:

Transaksi setoran modal dari pemilik ke perusahaan

Tanggal 2 Januari 2013 Ibu Sari selaku pemilik usaha menyerahkan uang tunai senilai Rp1.000.000 dan peralatan berupa komputer senilai Rp5.000.000 ke perusahaan sebagai modal awal.

Pertanyaan:

  1. Apa yang berubah dalam perusahaan?
  2. Pihak mana saja yang terlibat?
  3. Elemen (akun) apa yang berubah? Bagaimana sifat perubahannya?

Jawaban:

  1. Perusahaan mendapatkan uang tunai dan komputer (peralatan), serta modal pemilik di perusahaan bertambah.
  2. Pihak yang terlibat adalah perusahaan dan
  3. Elemen yang berubah adalah aset (kas dan peralatan) bertambah000.000 dan Rp5.000.000, serta ekuitas (modal Ibu Sari) bertambah Rp6.000.000

Transaksi pembelian

Tanggal 2 Februari 2013 perusahaan membeli motor senilai Rp6.000.000 secara kredit (utang).

Pertanyaan:

  1. Apa yang berubah dalam perusahaan?
  2. Pihak mana saja yang terlibat?
  3. Elemen (akun) apa yang berubah? Bagaimana sifat perubahannya?

Jawaban:

  1. Perusahaan mendapatkan motor (kendaraan) dan utang perusahaan bertambah.
  2. Pihak yang terlibat adalah perusahaan dan
  3. Elemen yang berubah adalah aset (kendaraan) bertambah000.000 dan utang (utang usaha) bertambah Rp6.000.000.

Transaksi penjualan

Tanggal 3 Maret 2013 perusahaan memperoleh pendapatan senilai Rp7.000.000 karena telah memberikan jasa kepada pelanggan. Sebesar Rp3.000.000 diterima tunai, sisanya akan diterima kemudian.

Pertanyaan:

  1. Apa yang berubah dalam perusahaan?
  2. Pihak mana saja yang terlibat?
  3. Elemen (akun) apa yang berubah? Bagaimana sifat perubahannya?

Jawaban:

  1. Perusahaan mendapatkan kas/uang, piutang usaha (pendapatan yang belum dibayar), dan pendapatan perusahaan bertambah.
  2. Pihak yang terlibat adalah perusahaan dan
  3. Elemen yang berubah adalah aset (kas dan piutang usaha) bertambah000.000 dan Rp4.000.000, serta pendapatan (pendapatan jasa) bertambah Rp7.000.000.

Transaksi pinjaman dari pihak luar

Tanggal 4 April 2013 perusahaan memperoleh pinjaman dari bank (uang tunai) senilai Rp5.500.000.

Pertanyaan:

  1. Apa yang berubah dalam perusahaan?
  2. Pihak mana saja yang terlibat?
  3. Elemen (akun) apa yang berubah? Bagaimana sifat perubahannya?

Jawaban:

  1. Perusahaan mendapatkan kas (menerima uang tunai), dan utang perusahaan bertambah.
  2. Pihak yang terlibat adalah perusahaan dan
  3. Elemen yang berubah adalah aset (kas) bertambah500.000 dan utang (utang bank) bertambah Rp5.500.000.

Transaksi pembayaran biaya

Tanggal 5 Mei 2013 perusahaan membayar gaji karyawan (perusahaan telah menggunakan jasa karyawan sehingga harus membayar gaji karyawan) senilai Rp3.000.000.

Pertanyaan:

  1. Apa yang berubah dalam perusahaan?
  2. Pihak mana saja yang terlibat?
  3. Elemen (akun) apa yang berubah? Bagaimana sifat perubahannya?

Jawaban:

  1. Perusahaan membayar gaji dengan uang tunai sehingga biaya gaji bertambah dan kas perusahaan berkurang.
  2. Pihak yang terlibat adalah perusahaan dan
  3. Elemen yang berubah adalah biaya (biaya gaji) bertambah000.000 dan aset (kas) berkurang Rp3.000.000.

Transaksi pengembalian ekuitas kepada pemilik

Tanggal 6 Juni 2013 pemilik mengambil uang perusahaan untuk kepentingan pribadi (prive pemilik) senilai Rp500.000. Uang tersebut tidak dikembalikan lagi ke perusahaan.

Pertanyaan:

  1. Apa yang berubah dalam perusahaan?
  2. Pihak mana saja yang terlibat?
  3. Elemen (akun) apa yang berubah? Bagaimana sifat perubahannya?

Jawaban:

  1. Uang (kas) perusahaan berkurang, prive pemilik
  2. Pihak yang terlibat adalah perusahaan dan
  3. Elemen yang berubah adalah pengembalian ekuitas (prive pemilik) bertambah000 dan aset (kas) berkurang Rp500.000.

Transaksi barter

Tanggal 7 Juli 2013 perusahaan pengiklan membayar biaya servis AC dengan gratis pemasangan iklan “servis AC”. Biaya servis tersebut senilai Rp100.000.

Pertanyaan:

  1. Apa yang berubah dalam perusahaan?
  2. Pihak mana saja yang terlibat?
  3. Elemen (akun) apa yang berubah? Bagaimana sifat perubahannya?

Jawaban:

  1. Biaya servis di perusahaan bertambah, pendapatan iklan bertambah.
  2. Pihak yang terlibat adalah perusahaan dan tukang servis.
  3. Elemen yang berubah adalah biaya (biaya servis) bertambah000 dan aset (kas) berkurang Rp100.000.

 

DAFTAR PUSTAKA

Sagoro, EM. 2015. Akuntansi Tanpa Stres. Yogyakarta: AB Publisher

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *