Makanan yang Tampak Sederhana Namun Laris dan Murah di Mata Masyarakat

Oleh: Fernando Millennio Simone Rahawarin

Artikel ini terkait tentang UMKM. Apa itu UMKM?

Merujuk pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, UMKM alias usaha mikro adalah usaha milik perseorangan atau badan usaha perorangan yang produktif dan memenuhi kriteria yang ditulis oleh Undang-Undang.

Usaha mikro,  kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat Indonesia. Pemerintah Indonesia pun memandang penting keberadaan para pelaku UMKM. Buktinya, UMKM bersama dengan Koperasi memiliki wadah secara khusus di bawah Kementerian Koperasi dan UKM.

Perhatian tinggi yang diberikan kepada para pelaku UMKM tersebut tidak lain sebagai wujud pemerintah dalam menyangga ekonomi rakyat kecil. Apalagi, UMKM mampu memberikan dampak secara langsung terhadap kehidupan masyarakat di sektor bawah.

Aset maksimal dari usaha ini adalah Rp50.000.000,00. Sedangkan, omset maksimalnya Rp300.000.000,00.

Banyak orang pasti tahu tentang Warmindo atau kepanjangan warung Indomie, ini adalah usaha kuliner yang sering dijumpai banyak orang dan mudah ditemui di banyak tempat karena letaknya yang terjangkau.

Ada sebuah warmindo yang saya wawancarai terkait usahanya, pemiliknya bernama Tapo. Sebelum mendirikan usaha tersebut , awalnya pak Tapo hanya ingin “ikut-ikutan” mendirikan usaha tersebut, walaupun sebenarnya tidak mempunyai pengalaman dalam bidang kuliner, namun beberapa bulan pak Tapo mulai menyukai usaha tersebut karena mendatangkan banyak keuntungan. Sudah 5 tahun usaha itu didirikan . Dari usaha tersebut pendapatan untuk penghasilan kotor yang didapatkan perhari berkisar Rp 2.500.000 . Produk pada usaha tersebut dibeli dari pasar.

Ada beberapa tantangan yang sering dihadapi pak Tapo selama 5 tahun dalam menjalankan usahanya.

Tantangan terkait produksi:

Pada saat produksi, sering kali banyak konsumen yang mengonsumsi produknya, tetapi tidak menghabiskan makanan tersebut, sehingga terkadang banyak bagian dari makanan itu yang terbuang percuma.

Tantangan terkait promosi:

Pemilik usaha hanya mempromosikan makanannya dengan berdagang di daerah sekitar situ. Ia tidak pernah memberikan promosi berupa iklan, karena baginya berjualan di daerah tersebut sudah cukup baginya.

Tantangan terkait keuangan:

Perekonomian di Indonesia selalu tidak stabil, hal itu dapat mempengaruhi usaha warmindo tersebut. Jika mereka mengalami kerugian, maka mereka akan meminjam uang untuk menutupi kerugian tersebut.

Ada beberapa solusi untuk mengatasi kendala-kendala yang dihadapi usaha ini.

Solusi terkait permasalahan produksi:

Penggunaan terkait jumlah produksi dengan efisien agar tidak mengalami kerugian.

Solusi terkait promosi:

Ditambahkan WiFi pada usaha tersebut sehingga banyak konsumen yang akan datang, tidak hanya untuk mengonsumsi tetapi juga sembari menggunakan fasilitas tersebut.

Solusi terkait keuangan:

Bergabung dengan koperasi yang ada agar usaha tersebut dapat jalan lancar dalam mengatasi permasalah keuangan.

Demikian solusi – solusi yang dapat digunakan dalam meningkatkan kesejahteraan pemilik UMKM.  Pemerintah juga harus turun tangan dalam membantu masyarakat untuk tetap meneruskan UMKM yang dijalani oleh masyarakat.

97 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *