Koperasi Indonesia (D3 Akuntansi)

Koperasi merupakan salah satu soko guru perekonomian Indonesia. Anda tentunya pernah membaca atau mendengar kalimat tersebut. Kapan Anda membacanya? Kapan Anda mendengarnya? Tahun 2019 ini? Atau beberapa tahun yang lalu? Atau lebih dari 10 tahun yang lalu? Bagaimana dengan sekarang?

Sistem bisnis koperasi merupakan sistem bisnis yang sangat baik untuk kesejahteraan masyarakat. Ingat, asas koperasi yaitu kekeluargaan dan gotong royong. Dua hal yang sangat baik jika mampu dilaksanakan. Namun, pada kenyataannya saat ini banyak koperasi yang sulit untuk berkembang bahkan tidak sedikit koperasi yang telah bubar. Apakah ada yang salah dengan koperasi?

Anda tentunya mengenal Koperasi Unit Desa (KUD) atau koperasi lain dengan berbagai bidang usaha. Beberapa pertanyaan mendasar berikut perlu Anda jawab sebelum Anda belajar Akuntansi Koperasi.

  1. Coba Anda sebutkan macam-macam koperasi beserta dengan penjelasan singkat mengenai proses bisnisnya?
  2. Coba Anda jelaskan tujuan koperasi dan peran penting koperasi.
  3. Permasalahan apa saja yang saat ini dihadapi oleh koperasi? Bagaimana solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut?
  4. Apa saja tantangan yang akan dihadapi koperasi? Bagaimana mengatasinya?
  5. Apa saja ekuitas yang terdapat di dalam koperasi? Beri penjelasan secukupnya.

Silahkan tuliskan jawaban/pendapat Anda pada kolom komentar. Semangat belajar.

61 comments

  1. 1. Macam-macam koperasi beserta proses bisnisnya:
    A. Koperasi Produsen
    Koperasi Produsen atau koperasi produksi adalah jenis koperasi yang bertujuan membantu anggotanya untuk membuat usaha bersama-sama. Usaha yang dilakukan bisa berupa memproduksi atau menjual barang kepada konsumen. Selain itu dengan bergabung dengan koperasi produsen, anggotanya akan mendapat dana sebagai bantuan modal usaha.
    B. Koperasi Konsumen
    Koperasi Konsumen atau koperasi konsumsi adalah jenis koperasi yang menjual berbagai kebutuhan pokok sehari-hari untuk anggota koperasi tersebut. Harga yang dipatok pada koperasi konsumen tentunya lebih murah dan terjangkau dibanding tempat lain.
    C. Koperasi Simpan Pinjam
    Koperasi Simpan Pinjam (KSP) adalah jenis koperasi yang menyediakan pinjaman uang dan juga sebagai tempat menyimpan uang. Koperasi ini cukup dikenal dan banyak diikuti oleh masyarakat karena dengan menjadi anggota koperasi simpan pinjam, kita bisa mendapat pinjaman dana dengan mudah.
    D. Koperasi Serba Usaha
    Koperasi Serba Usaha (KSU) adalah jenis koperasi yang di dalamnya terdapat banyak jenis usaha. Hal ini sesuai dengan namanya yakni Serba Usaha. Barang-barang yang dijual akan menjadi lebih murah jika kita sudah menjadi anggota dari koperasi serba usaha ini.

    2. Tujuan koperasi dan peran penting koperasi :
    Tujuan Koperasi
    Berikut ini secara khusus tujuan didirikannya koperasi, yang perlu digaris bawahi
    1. Mensejahterakan anggota koperasi dan masyarakat sekitar.
    2. Memperbaiki kehidupan para anggota dan masyarakat di bidang ekonomi.
    3. Mewujudkan masyarakat adil, maju, dan makmur.
    4. Membangun tatanan perekonomian nasional.

    Peran Koperasi Dalam Membangun Perekonomian
    a. Meningkatkan Pendapatan Anggota
    b. Menciptakan Lapangan Pekerjaan
    c. Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat
    d. Turut Mencerdaskan Bangsa
    e. Mempersatukan & mengembangkan Daya Usaha

    3. Permasalahan yang saat ini dihadapi oleh koperasi dan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah :
    A. Stigma buruk dari masyarakat
    Dapat dilakukan pembangunan citra dengan meminimalisir kesalahan kesalahan, manajemen pengelolaan yang lebih baik dan transparan.
    B. Pengelolaan yang kurang baik
    Memilih pengelola dan pengawas yang baik. Memungkinkan adanya manajemen dalam pengelolaan usaha dalam koperasi
    C. Banyaknya koperasi yang menyeleweng
    Ketegasan dari pengawas harus lebih ditingkatkan. Dapat dilakukan audit baik intern ataupun ekstern
    D. Kurang transparansi
    Manajemen pengelolaan harus lebih transparan lagi. Melibatkan lebih banyak pihak lagi agar dapat berjalan sesuai fungsinya dan dapat terjadi pengawasan internal.

    4. Tatangan dan cara mengatasinya :
    a. Menyejahterakan banyak orang.
    Program yang dapat dilakukan diantaranya adalah mendorong koperasi meningkatkan jumlah anggotanya. penambahan keanggotaan adalah kegiatan yang perlu dilakukan, agar kemanfaatan dan keberadaan koperasi dirasakan oleh lebih banyak orang. Program sosialisasi akan keuntungan dan manfaat besar koperasi bagi individu, keluarga dan masyarakat harus dilakukan secara rutin. Makin besar tubuh koperasi, makin banyak modal yang dipupuk. Makin banyak transaksi di Koperasi dan makin besar pemasukan, makin banyak juga pihak yang terlibat, dan tentu saja makin bisa pula menyejahterakan banyak orang.
    b. Bertahan hidup di tengah kompetisi perbankan.
    Koperasi harus keluar dari zona lama (yang biasanya cenderung konvensional, tradisional), lalu bergerak mengikuti zaman. Kreativitas dan inovasi sangat diperlukan untuk membangun image koperasi yang lebih baik. Perubahan yang mendasar untuk koperasi adalah membangun koperasi berbasis TI.

    5. Ekuitas koperasi terdiri dari Beberapa point dibawah ini berikut penjelasannya :
    a. Simpanan Pokok
    Merupakan sejumlah nilai uang yang besarnya sama, masing-masing anggota yang harus disetorkan sewaktu masuk menjadi anggota koperasi. Jenis simpanan pokok ini tidak dapat diambil orang tersebut selama menjadi anggota.
    b. Simpanan Wajib
    merupakan jenis simpanan yang diharus dibayarkan oleh anggota semisal sebulan sekali yang telah diatur oleh anggaran dasar, anggaran rumah tangga dan keputusan rapat anggota. Simpanan wajib ini bisa di dicairkan dengan mengacu aturan-aturan yang telah di tetapkan.
    c. Simpanan Lain-Lain
    Adalah simpanan yang memiliki karateristik atau ciri-ciri yang sama dengan simpanan pokok, wajib cadangan dan SHU. Berbeda halnya dengan simpanan sukarela yang bisa didapat dari anggota atau bukan anggota. sebab biasanya jenis simpanan ini bisa diambil kapanpun maka jenis simpanan ini dikelompokan sebagai hutang jangka pendek.
    d. Modal Sumbangan
    merupakan sejumlah barang maupun uang yang dihibahkan dari pihak lain yang tidak mengikat.
    e. Modal Penyertaan
    Merupakan sejumlah barang maupun modal yang ditanamkan oleh si pihak pemodal.
    f. SHU belum dibagi
    Merupakan selisih antara penghasilan serta biaya dalam periode tertentu yang belum di bagi rata kepada semaua anggota.
    g. Cadangan
    Merupakan bagian dari SHU yang disisihkan untuk pengembangan maupun kerugian koperasi di masa mendatang.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *