Contoh Transaksi Sederhana

Berikut ini contoh-contoh transaksi yang melibatkan dua (2) akun dalam elemen laporan keuangan, baik dalam satu elemen yang sama atau dalam dua elemen yang berbeda.

  1. Pemilik menyerahkan uang senilai Rp50.000.000 sebagai modal awal di perusahaan. (Aset +, Ekuitas +)
  2. Pemilik menyerahkan komputer senilai Rp8.000.000 sebagai modal awal di perusahaan. (Aset +, Ekuitas +)
  3. Pemilik menyerahkan barang dagangan senilai Rp25.000.000 sebagai modal awal di perusahaan. (Aset +, Ekuitas +)
  4. Pemilik membayarkan sewa bangunan perusahaan untuk 1 tahun ke depan senilai Rp6.000.000 dengan uang pribadinya. (Aset +, Ekuitas +)
  5. Pemilik menyerahkan kendaraan senilai Rp20.000.000 sebagai tambahan modal di perusahaan. (Aset +, Ekuitas +)
  6. Pemilik menyerahkan perlengkapan senilai Rp1.000.000 sebagai tambahan modal di perusahaan. (Aset +, Ekuitas +)
  7. Pemilik membayar sebagian gaji karyawan perusahaan senilai Rp4.000.000 dengan uang pribadinya. (Beban +, Ekuitas +)
  8. Pemilik membayar beban listrik perusahaan senilai Rp1.000.000 dengan uang pribadinya. (Beban +, Ekuitas +)
  9. Perusahaan membagikan dividen senilai Rp5.000.000 dalam wujud saham perusahaan. (Pengembalian Ekuitas +, Ekuitas +)
  10. Pemilik membayar utang perusahaan senilai Rp3.000.000 dengan uang pribadinya. (Utang -, Ekuitas +)
  11. Diterima kembali barang dagangan dari pelanggan senilai Rp1.500.000. Pemilik mengganti uang pelanggan dengan uang pribadinya. (Penghasilan -, Ekuitas +)
  12. Perusahaan membeli perlengkapan senilai Rp3.500.000 tunai. (Aset +, Aset -)
  13. Perusahaan membeli perlengkapan senilai Rp1.000.000 secara kredit. (Aset +, Utang +)
  14. Perusahaan membeli mesin senilai Rp15.000.000 tunai. (Aset +, Aset -)
  15. Perusahaan menjual sebagian peralatan senilai Rp600.000. (Aset +, Aset -)
  16. Diterima kembali kelebihan bayar pajak senilai Rp500.000. (Aset +, Beban -)
  17. Diterima kembali kelebihan pembayaran beban servis senilai Rp100.000. (Aset +, Beban -)
  18. Diterima kembali uang senilai Rp200.000 yang merupakan prive pemilik bulan lalu. (Aset +, Pengembalian Ekuitas -)
  19. Perusahaan membeli barang dagangan senilai Rp10.000.000 secara kredit. (Aset +, Utang +)
  20. Perusahaan memperoleh pinjaman dari bank senilai Rp30.000.000. (Aset +, Utang +)
  21. Perusahaan menerbitkan dan menjual saham senilai Rp20.00.000. (Aset +, Ekuitas +)
  22. Perusahaan memperoleh penghasilan senilai Rp7.000.000 tunai. (Aset +, Penghasilan +)
  23. Perusahaan memperoleh penghasilan senilai Rp10.000.000, pembayaran diterima bulan depan. (Aset +, Penghasilan +).
  24. Perusahaan membayar beban listrik, air, dan telepon senilai Rp500.000. (Beban +, Aset -)
  25. Perusahaan membayar gaji karyawan senilai Rp2.000.000. (Beban +, Aset -)
  26. Perusahaan membayar beban adminitrasi senilai Rp300.000. (Beban +, Aset -)
  27. Perusahaan membayar beban iklan senilai Rp1.700.000. (Beban +, Aset -)
  28. Perusahaan membayar beban sewa bulan lalu senilai Rp1.000.000. (Beban +, Aset -)
  29. Perusahaan membayar biaya angkut pembelian senilai Rp400.000. (Beban +, Aset -)
  30. Perusahaan membayar biaya angkut penjualan senilai Rp300.000. (Beban +, Aset -)
  31. Perusahaan belum membayar gaji karyawan senilai Rp500.000. (Beban +, Utang +)
  32. Perusahaan membayar servis mesin senilai Rp100.000 dengan jasa. (Beban +, Penghasilan +)
  33. Pemilik membayar beban pemasaran senilai Rp700.000 dengan uang pribadinya. (Beban +, Ekuitas +)
  34. Pemilik mengambil uang dari perusahaan senilai Rp300.000 untuk kepentingan pribadinya. (PE +, Aset -)
  35. Pemilik mengambil perlengkapan dari perusahaan sebilai Rp400.000 untuk kepentingan pribadinya. (PE +, Aset -)
  36. Pemilik menggunakan jasa perusahaan senilai Rp600.000 untuk kepentingan pribadinya, dicatat sebagai prive. (PE +, Penghasilan +)
  37. Perusahaan menjual barang dagang kepada pemilik senilai Rp2.000.000, dicatat sebagai pengurang modal. (Ekuitas -, Penghasilan +)
  38. Perusahaan membayar utang kepada bank senilai Rp3.000.000. (Utang -, Aset -)
  39. Perusahaan membayar utang kepada pihak ketiga senilai Rp1.000.000 dengan menggunakan jasa. (Utang -, Penghasilan +)
  40. Pemilik menggunakan jasa perusahaan senilai Rp800.000 untuk kepentingan pribadinya, dicatat sebagai pengurangan modal. (Ekuitas -, Penghasilan +)
  41. Diterima kembali barang dagangan dari pelanggan senilai Rp900.000, perusahaan mengganti uang pelanggan. (Penghasilan -, Aset -)
  42. Perusahaan menjual barang dagangan senilai Rp5.000.000 secara kredit. (Aset +, Penghasilan +)
  43. Pemilik mengembalikan sebagian uang senilai Rp200.000 yang diambil sebelumnya untuk kepentingan pribadi. (Aset +, PE -)
  44. Pemilik mengambil sebagian peralatan senilai Rp1.500.000 untuk kepentingan pribadinya. (PE +, Aset -).
  45. Perusahaan melunasi utang gaji senilai Rp3.000.000. (Utang -, Aset -)
  46. Perusahaan membayar angsuran ke bank senilai Rp4.000.000. (Utang -, Aset -)
  47. Perusahaan memperoleh pendapatan jasa senilai Rp5.000.000. (Aset +, Penghasilan +)
  48. Diterima kembali barang dagangan dari pelanggan senilai Rp2.000.000, perusahaan mengganti dengan perlengkapan dengan nilai yang sama. (Penghasilan -, Aset -)
  49. Perusahaan mendistribusikan dividen senilai Rp2.000.000 berupa uang tunai. (PE +, Aset -)
  50. Perusahaan menerima pembayaran dari pelanggan senilai Rp3.000.000. (Aset +, Aset -)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *