Investasi Aset

UMKM MERDEKA merupakan UMKM yang bergerak di bidang perdagangan dan berbetuk badan usaha perseroan. UMKM MERDEKA telah berdiri sejak tahun 2000. Saat ini UMKM MERDEKA ingin mengembangkan usahanya. Pemilik UMKM MERDEKA menghendaki investasi tidak hanya di satu tempat saja. Pemilik memiliki beberapa ketertarikan investasi yang ditawarkan oleh pengelola UMKM, seperti investasi pada perusahaan lain, investasi emas, investasi tanah, dan lain-lain. Setelah melalui rapat pemilik dan pengelola UMKM, UMKM MERDEKA memutuskan untuk investasi di dua tempat, yaitu investasi pada perusahaan lain dan investasi tanah.

UMKM MERDEKA memutuskan akan berinvestasi di UMKM ANGKASA. UMKM ANGKASA bergerak di bidang jasa dan berbentuk badan usaha persekutuan. Pada tanggal 1 Januari 2015, UMKM MERDEKA membeli 40% kepemilikan pada UMKM ANGKASA senilai Rp200.000.000. Pada tanggal 31 Desember 2015 dan 31 Desember 2016, UMKM ANGKASA mendeklarasikan bagi hasil sebesar masing-masing Rp20.000.000 dan Rp50.000.000. UMKM ANGKASA menghasilkan total laba setelah pajak untuk perioda yang berakhir pada 31 Desember 2015 dan 31 Desember 2016 masing-masing Rp60.000.000 dan Rp120.000.000. UMKM MERDEKA menggunakan model akuntansi ekuitas untuk mencatat entitas asosiasi.

Pada tanggal 1 Januari 2015 pula UMKM MERDEKA membeli sebidang tanah seharga Rp300.000.000 untuk investasi. Tanah ini tidak digunakan oleh UMKM MERDEKA. Pengelola UMKM setiap tahun meminta jasa seorang ahli properti untuk menentukan nilai wajar sebidang tanah tersebut dan diketahui bahwa nilai wajar per 31 Desember 2015 adalah Rp625.000.000, sedangkan pada 31 Desember 2016 adalah Rp540.000.000.

TUGAS ANDA

Sebagai calon akuntansi, bantulah UMKM MERDEKA dalam hal berikut.

  1. Buatlah ayat jurnal yang diperlukan UMKM MERDEKA untuk mencatat investasi pada UMKM ANGKASA dan pada saat penerimaan bagi hasil untuk perioda yang berakhir pada 31 Desember 2015 dan 31 Desember 2016!
  2. Buatlah jurnal yang diperlukan untuk memperhitungkan tanah untuk perioda yang berakhir pada 31 Desember 2015 dan 31 Desember 2016. Asumsikan tarif pajak yang digunakan 28% dan tarif pajak laba atas modal 14%. Peraturan pajak menetapkan pajak laba atas modal dibayarkan terhadap laba atas modal yang direalisasi saat penjualan tanah tersebut.

Berikan rekomendasi Anda terhadap investasi yang akan dilakukan oleh UMKM MERDEKA.

Tuliskan jawaban Anda pada kolom komentar.

59 comments

  1. 1.
    JURNAL UMKM MERDEKA
    *Tahap investasi
    Investasi pada UMKM Angkasa Rp 200.000.000
    Kas Rp 200.000.000

    *Tahap pembagian dividen
    a. 31 Desember 2015
    Kas Rp 8.000.000
    Investasi pada UMKM Angkasa Rp 8.000.000

    b. 31 Desember 2016
    Kas Rp 20.000.000
    Investasi pada UMKM Angkasa Rp 20.000.000

    *Tahap pengumuman laba
    31 Desember 2015
    (40% x 60.000.000 = Rp 24.000.000)
    Investasi pada UMKM Angkasa Rp 24.000.000
    Pendapatan dari laba UMKM Angkasa Rp 24.000.000
    31 Desember 2016
    (40% x 120.000.000 = Rp 48.000.000)
    Investasi pada UMKM Angkasa Rp 48.000.000
    Pendapatan dari laba UMKM Angkasa Rp 48.000.000

    2. JURNAL UMKM MERDEKA

    31 Desember 2015
    Tanah Rp 325.000.000
    Biaya pajak Rp 45.500.000
    Surplus revaluasi Rp 325.000.000
    Pajak laba atas modal Rp 45.500.000

    Biaya pajak Rp 175.000.000
    Pajak bumi dan bangunan Rp 175.000.000

    31 Desember 2016
    Surplus revaluasi Rp 85.000.000
    Tanah Rp 85.000.000
    Biaya pajak Rp 151.200.000
    Pajak bumi dan bangunan Rp 151.200.000

  2. Fahmi Nur Azizah
    17812141038 / Akuntansi U

    1. a. Jurnal mencatat investasi

    01/01/2015
    (D) Investasi pada UMKM Angkasa Rp200.000.000
    (K) Kas Rp200.000.000

    b. Jurnal penerimaan bagi hasil

    31/12/2015
    (D) Kas Rp8.000.000
    (K) Investasi Rp8.000.000

    31/12/2016
    (D) Kas Rp20.000.000
    (K) Investasi Rp20.000.000

    2. Jurnal untuk memperhitungkan tanah

    a. 31/12/2015
    (D) Tanah Rp325.000.000
    (K) Modal Rp325.000.000

    b. 31/12/2016
    (D) Modal Rp85.000.000
    (K) Tanah Rp85.000.000

  3. 1. Jurnal
    mencatat investasi
    (D) investasi pada saham 200.000.000
    (C) kas 200.000.000
    mencatat dividen 31-12-15
    (D) kas 8.000.000
    (C) investasi pada umkm 8.000.000
    mencatat dividen 31-12-16
    (D) kas 20.000.000
    (C) investasi pada umkm 20.000.000

    2. jurnal
    31-12-15
    (D) tanah 325.000.000
    (C) modal 325.000.000
    31-12-16
    (D) modal 85.000.000
    (C) tanah 85.000.000

    Menurut saya investasi yang sebaiknya dilakukan oleh UMKM Merdeka adalah melakukan kedua-duanya karena mereka harus mengembangkan usahanya dengan membeli saham tetapi mereka juga menambah aset tetap mereka sendiri, supaya asetnya bertambah banyak, sehingga ketika ingin mengajukan kredit juga tidak kesusahan.

  4. 1. Jurnal
    mencatat investasi
    (D) investasi pada saham 200.000.000
    (C) kas 200.000.000
    mencatat dividen 31-12-15
    (D) kas 8.000.000
    (C) investasi pada umkm 8.000.000
    mencatat dividen 31-12-16
    (D) kas 20.000.000
    (C) investasi pada umkm 20.000.000

    2. jurnal
    31-12-15
    (D) tanah 325.000.000
    (C) modal 325.000.000
    31-12-16
    (D) modal 85.000.000
    (C) tanah 85.000.000

    menurutt saya investasi yang sebaiknya dilakukan oleh UMKM Merdeka adalah melakukan kedua-duanya karena mereka harus mengembangkan usahanya dengan membeli saham tetapi mereka juga menambah aset tetap mereka sendiri, supaya asetnya bertambah banyak, sehingga ketika ingin mengajukan kredit juga tidak kesusahan.

  5. 1. Pada tahun 2015

    Pada tanggal pembelian (1 Januari 2015)
    Investasi awal 200.000.000
    Kas 200.000.000

    Pada saat perusahaan mencatat laba bersih (2015)
    Investasi saham 24.000.000
    Pendapatan dari Laba Perusahaan 24.000.000

    Penerimaan Dividen (2015)
    Kas 8.000.000
    Pendapatan Dividen 8.000.000

    *Pada tahun 2016
    Pada saat perusahaan mencatat laba bersih (2016)
    Investasi saham 48.000.000
    Pendapatan dari Laba Perusahaan 48.000.000

    Penerimaan Dividen (2016)
    Kas 20.000.000
    Pendapatan Dividen 20.000.000

    2. Pada saat pembelian Tanah

    Tanah 258.000.000
    Pajak Masukan 42.000.000
    Kas 300.000.000

  6. 1. Jurnal UMKM Merdeka pada saat berinvestasi di UMKM Angkasa
    1 Jan 2015 Investasi pada UMKM Angkasa (D) Rp200.000.000
    Kas (K) Rp200.000.000
    Jurnal Pengakuan Bagi Hasil
    31 Des 2015 Investasi pada UMKM Angkasa (D) Rp8.000.000
    Pendapatan dari asosiasi (K) Rp8.000.000
    (40% x Rp20.000.000 = Rp8.000.000)
    31 Des 2016 Investasi pada UMKM Angkasa (D) Rp20.000.000
    Pendapatan dari asosiasi (K) Rp20.000.000
    (40% x Rp50.000.000 = Rp20.000.000)

    2. 31 Des 2015 Tanah(D) Rp325.000.000
    Modal(K) Rp325.000.000
    31 Des 2016 Modal (D) Rp85.000.000
    Tanah(K) Rp85.000.000

    Menurut saya, lebih baik UMKM Merdeka melakukan investasi dengan membeli tanah dibandingkan dengan membeli saham di UMKM lain, dalam kasus ini membeli kepemilikan UMKM Angkasa sebesar 40% dari keseluruhan. Adapun alasan saya memilih alternatif investasi dengan membeli tanah adalah, karena harga tanah semakin tahun pasti akan semakin meningkat, yang artinya akan memberi keuntungan yang lebih besar bagi perusahaan pada setiap tahunnya. Sedangkan apabila berinvestasi dengan membeli saham perusahaan lain, keuntungan yang diperoleh setiap tahunnya tidak menentu karena besar keuntungan yang didapatkan tergantung pada laba yang diperoleh pada perusahaan yang dibeli kepemilikinnya dalam setahun.

  7. 1. Jurnal untuk mencatat investasi pada UMKM ANGKASA
    31 Desember 2015
    Mencatat investas
    (D) Investasi pada UMKM ANGKASA 200.000.000
    (K) Kas 200.000.000
    Mencatat Dividen
    31 Des 2015
    (D) Kas 8.000.000
    (K) Investasi pada UMKM ANGKASA 8.000.000
    31 Des 2016
    (D) Kas 20.000.000
    (K) Investasi pada UMKM ANGKASA 20.000.000

    2. Jurnal untuk perhitung tanah
    31 Des 2015 (D) Tanah 325.000.000
    (K) Modal 325.000.000
    31 Des 2015 (D) Modal 85.000.000
    (K) Tanah 85.000.000

  8. 1. saat ia berinvestasi
    (D) Investasi pada UMKM Angkasa Rp 200.000.000
    (K) Kas Rp 200.000.000
    – Pada saat pembagian dividen
    31 Desember 2015 (40% x 20.000.000 = Rp 8.000.000)
    (D) Kas Rp 8.000.000
    (K) Investasi pada UMKM Angkasa Rp 8.000.000
    31 Desember 2016 (40%x 50.000.000 = Rp 20.000.000)
    (D) Kas Rp 20.000.000
    (K) Investasi pada UMKM Angkasa Rp 20.000.000
    saat pengumuman laba
    31 Desember 2015 (40% x 60.000.000 = Rp 24.000.000)
    (D) Investasi pada UMKM Angkasa Rp 24.000.000
    (K) Pendapatan dari laba UMKM Angkasa Rp 24.000.000
    31 Desember 2016 )40% x 120.000.000 = Rp 48.000.000)
    (D) Investasi pada UMKM Angkasa Rp 48.000.000
    (K) Pendapatan dari laba UMKM Angkasa Rp 48.000.000

    2. 31 Desember 2015
    (D) Tanah Rp 325.000.000
    (D) Biaya pajak Rp 45.500.000 (325.000.000 x 14%)
    (K) Surplus revaluasi Rp 325.000.000
    Pajak laba atas modal Rp 45.500.000
    (D) Biaya pajak Rp 175.000.000
    (K) Pajak bumi dan bangunan Rp 175.000.000 (625.000.000 x 28%)

    31 Desember 2016
    (D) Surplus revaluasi Rp 85.000.000
    (K) Tanah Rp 85.000.000
    (D) Biaya pajak Rp 151.200.000
    (K) Pajak bumi dan bangunan Rp 151.200.000
    Dilihat dari perhitungan dan jurnal di atas Sebaiknyaa mereka berinvestasi tanah atau yang lain

  9. 1. Jurnal UMKM Merdeka pada saat berinvestasi di UMKM Angkasa
    1 Jan 2015 Investasi pada UMKM Angkasa Rp200.000.000
    Kas Rp200.000.000
    Jurnal Pengakuan Bagi Hasil
    31 Des 2015 Investasi pada UMKM Angkasa Rp8.000.000
    Pendapatan dari asosiasi Rp8.000.000
    (40% x Rp20.000.000 = Rp8.000.000)
    31 Des 2016 Investasi pada UMKM Angkasa Rp20.000.000
    Pendapatan dari asosiasi Rp20.000.000
    (40% x Rp50.000.000 = Rp20.000.000)

    2. 31 Des 2015 Tanah Rp325.000.000
    Modal Rp325.000.000
    31 Des 2016 Modal Rp85.000.000
    Tanah Rp85.000.000

    Menurut saya, lebih baik UMKM Merdeka melakukan investasi dengan membeli tanah dibandingkan dengan membeli saham di UMKM lain, dalam kasus ini membeli kepemilikan UMKM Angkasa sebesar 40% dari keseluruhan. Adapun alasan saya memilih alternatif investasi dengan membeli tanah adalah, karena harga tanah semakin tahun pasti akan semakin meningkat, yang artinya akan memberi keuntungan yang lebih besar bagi perusahaan pada setiap tahunnya. Sedangkan apabila berinvestasi dengan membeli saham perusahaan lain, keuntungan yang diperoleh setiap tahunnya tidak menentu karena besar keuntungan yang didapatkan tergantung pada laba yang diperoleh pada perusahaan yang dibeli kepemilikinnya dalam setahun.

  10. 1. *Pada tahun 2015
    Pada tanggal pembelian (1 Januari 2015)
    Investasi awal 200.000.000
    Kas 200.000.000

    Pada saat perusahaan mencatat laba bersih (2015)
    Investasi saham 24.000.000
    Pendapatan dari Laba Perusahaan 24.000.000

    Penerimaan Dividen (2015)
    Kas 8.000.000
    Pendapatan Dividen 8.000.000

    *Pada tahun 2016
    Pada saat perusahaan mencatat laba bersih (2016)
    Investasi saham 48.000.000
    Pendapatan dari Laba Perusahaan 48.000.000

    Penerimaan Dividen (2016)
    Kas 20.000.000
    Pendapatan Dividen 20.000.000

    2. Pada saat pembelian Tanah
    Tanah 258.000.000
    Pajak Masukan 42.000.000
    Kas 300.000.000

    1. 1. *Pada tahun 2015
      Pada tanggal pembelian (1 Januari 2015)
      Investasi awal 200.000.000(D)
      Kas 200.000.000(K)

      Pada saat perusahaan mencatat laba bersih (2015)
      Investasi saham 24.000.000(D)
      Pendapatan dari Laba Perusahaan 24.000.000(K)

      Penerimaan Dividen (2015)
      Kas 8.000.000(D)
      Pendapatan Dividen 8.000.000(K)

      *Pada tahun 2016
      Pada saat perusahaan mencatat laba bersih (2016)
      Investasi saham 48.000.000(D)
      Pendapatan dari Laba Perusahaan 48.000.000(K)

      Penerimaan Dividen (2016)
      Kas 20.000.000(D)
      Pendapatan Dividen 20.000.000(K)

      2. Pada saat pembelian Tanah
      Tanah 258.000.000(D)
      Pajak Masukan 42.000.000(D)
      Kas 300.000.000(K)

  11. Lintang bimo s
    17812144003
    Jurnal investasi
    1 jan 2015
    (D) Invest pada UMKM angkasa rp 200.000.000
    (K) kas rp 200.000.000
    Jurnal bagi hasil
    31 des 2015
    (D) kas rp 8000.000
    (K) Invest rp 8000.000
    31 des 2016
    (D) kas rp 20.000.000
    (K) Invest rp 20.000.000
    2.31 desember 2015
    (D) Tanah rp 300.000.000
    (K) Modal rp 300.000.000
    31 des 2016
    (D) Modal rp 85.000.000
    (K) Tanah rp 85.000.000

  12. 1. saat dia berinvestasi
    (D) Investasi pada UMKM Angkasa Rp 200.000.000
    (K) Kas Rp 200.000.000
    saat pembagian dividen
    31 Desember 2015 (40% x 20.000.000 = Rp 8.000.000)
    (D) Kas Rp 8.000.000
    (K) Investasi pada UMKM Angkasa Rp 8.000.000
    31 Desember 2016 (40%x 50.000.000 = Rp 20.000.000)
    (D) Kas Rp 20.000.000
    (K) Investasi pada UMKM Angkasa Rp 20.000.000
    saat pengumuman laba
    31 Desember 2015 (40% x 60.000.000 = Rp 24.000.000)
    (D) Investasi pada UMKM Angkasa Rp 24.000.000
    (K) Pendapatan dari laba UMKM Angkasa Rp 24.000.000
    31 Desember 2016 )40% x 120.000.000 = Rp 48.000.000)
    (D) Investasi pada UMKM Angkasa Rp 48.000.000
    (K) Pendapatan dari laba UMKM Angkasa Rp 48.000.000

    2. 31 Desember 2015
    (D) Tanah Rp 325.000.000
    (D) Biaya pajak Rp 45.500.000 (325.000.000 x 14%)
    (K) Surplus revaluasi Rp 325.000.000
    Pajak laba atas modal Rp 45.500.000
    (D) Biaya pajak Rp 175.000.000
    (K) Pajak bumi dan bangunan Rp 175.000.000 (625.000.000 x 28%)

    31 Desember 2016
    (D) Surplus revaluasi Rp 85.000.000
    (K) Tanah Rp 85.000.000
    (D) Biaya pajak Rp 151.200.000
    (K) Pajak bumi dan bangunan Rp 151.200.000

  13. 1. Jurnal yang perlu dicatat UMKM MERDEKA
    a. Jurnal Investasi pada tanggal 1 Januari 2015
    Investasi pada UMKM Angkasa (Dr) Rp200.000.000
    Tanah (Dr) Rp300.000.000
    Kas (Cr) Rp500.000.000

    b. Jurnal bagi hasil
    Pada saat penerimaan bagi hasil untuk periode yang berakhir 31 Desember 2015 (40%xRp20.000.000)
    Kas (Dr) Rp8.000.000
    Investasi pada UMKM Angkasa (Cr) Rp8.000.000
    Pada saat penerimaan bagi hasil untuk periode yang berakhir 31 Desember 2016 (40%xRp50.000.000)
    Kas (Dr) Rp20.000.000
    Investasi pada UMKM Angkasa (Cr) Rp20.000.000

    c. Jurnal pengakuan laba dari UMKM Angkasa
    Tanggal 31 Desember 2015 (40%xRp60.000.000)
    Investasi pada UMKM Angkasa (Dr) Rp24.000.000
    Pendapatan dari Asosiasi (Cr) Rp24.000.000

    Tanggal 31 Desember 2016 (40%xRp120.000.000)
    Investasi pada UMKM Angkasa (Dr) Rp48.000.000
    Pendapatan dari Asosiasi (Cr) Rp48.000.000

    2. Jurnal untuk memperhitungkan tanah
    a. Jurnal untuk memperhitungkan tanah untuk perioda yang berakhir 31 Desember 2015 (Rp625.000.000 – Rp300.000.000)
    Tanah (Dr) Rp325.000.000
    Keuntungan belum direalisasi(Cr) Rp325.000.000

    b. Jurnal untuk memperhitungkan tanah untuk perioda yang berakhir 31 Desember 2016 (Rp540.000.000 – Rp300.000.000)
    Tanah (Dr) Rp240.000.000
    Keuntungan belum direalisasi(Cr) Rp240.000.000

  14. (1.)
    Jurnal pada tanggal 1 Jan 2015
    Investasi ke PT ANGKASA (D) Rp. 200.000.000
    Kas (K) Rp. 200.000.000

    Jurnal pada tanggal 31 Des 2015
    1. Deviden 2015
    Kas (D) Rp. 8.000.000
    Investasi ke PT ANGKASA (K) Rp. 8.000.000
    2. Laba asosiasi 2015
    Investasi ke PT ANGKASA (D) Rp. 24.000.000
    Pendapatan asosiasi (K) Rp. 24.000.000

    Jurnal pada tanggal 31 Des 2016
    1. Pengakuan deviden 2016
    Kas (D) Rp. 20.000.000
    Investasi ke PT ANGKASA (K) Rp. 20.000.000
    2. Pengakuan laba asosiasi 2016
    Investasi ke PT ANGKASA (D) Rp. 48.000.000
    Pendapatan asosiasi (K) Rp. 48.000.000

    (2.)
    Tahun 2015, 1 Januari
    Tanah(D) Rp. 300.000.000
    Kas (K) Rp. 300.000.000
    31 Desember
    Tanah(D) Rp. 325.000.000
    Surplus Revaluasi(K) Rp. 325.000.000
    Tahun 2016
    Surplus Revaluasi(D) Rp. 85.000.000
    Kas (K) Rp. 85.000.000

  15. (D) Investasi pada UMKM Rp400.000.000,-
    (K) Kas Rp400.000.000,-
    2015
    (D) kas Rp20.000.000,-
    (K) Pendapatan bagi hasil Rp20.000.000,-
    2016
    (D) kas Rp50.000.000,-
    (K) Pendapatan bagi hasil Rp50.000.000,-

  16. Investasi pada UMKM Rp400.000.000,-
    Kas Rp400.000.000,-
    2015
    kas Rp20.000.000,-
    Pendapatan bagi hasil Rp20.000.000,-
    2016
    kas Rp50.000.000,-
    Pendapatan bagi hasil Rp50.000.000,-

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *