Cappucino Cincau Ide Jualan Paling Laris

Oleh: Dwi Purnamasari

Tahukah Anda apa itu cappucino cincau? cappucino cincau atau  yang biasa disebut capcin merupakan perpaduan antara cappucino, dan cincau hitam. Minuman dingin ini dapat menghilangkan dahaga sehingga pas untuk dikonsumsi saat cuaca panas. Es capcin tidak hanya digandrungi oleh remaja, namun juga dari kalangan anak-anak sampai kalangan dewasa. Kandungan kafein ringan di cappucino dan manfaat yang terkandung di cincau hitam memberikan efek menyegarkan sekaligus menyehatkan. Ekstrak dalam cincau hitam mengandung antioksida yang tinggi. Selain itu cincau hitam ini baik digunakan saat diet. Karena memberi efek mengenyangkan tanpa akibat kegemukan. Tak hanya itu, cincau hitam cocok untuk penderita darah tinggi karena mampu mengendalikan berbagai macam penyakit antara lain: penyakit diabetes melitus, jantung, kardiovaskular, dan stroke.

Di Indonesia es cappucino cincau mudah untuk kita temui, mulai dari pinggir jalan, didepan gerai Alfamart, sampai di pusat-pusat perbelanjaan. Modal untuk usaha es capcin tidak menguras uang banyak. Sehingga banyak orang untuk menekuni usaha tersebut. Salah satunya yaitu Anggita Karolina yang masih berusia muda, namun mampu membuka usaha  ‘’Elgi Cappucino Cincau’’. Elgi Cappucino Cincau merupakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bergelut dibidang jajanan kuliner minuman. Es capcin Anggi ini bertempat di Jalan Dabang II, Plumbon, Temon, Kulon Progo tepatnya di depan Alfamart Tomira. Disini juga menerima pesanan partai besar maupun partai kecil. Usia Elgi Cappucino Cincau ini belum genap berusia satu tahun, namun setiap harinya selalu ramai dengan pembeli. Biasanya es capcin Anggi buku pukul 11.00-20.30 WIB. Anggi tidak berjualan sendiri, dia memiliki satu karyawan untuk membantu UMKM-nya tersebut.

Alasan Anggi untuk membuka Elgi Cappucino Cincau yaitu kegemarannya membeli es capcin dekat sekolah ketika dia masih duduk di bangku SMA. Anggi pun selalu mengamati proses pembuatannya. Berlatarbelakang jurusan tata boga di sekolahnya, Anggi selalu di motivasi oleh gurunya untuk memiliki jiwa berwirausaha. Anggi merupakan gadis yang memiliki jiwa semangat bekerja. Dari SMA dia sudah berbakat dalam berbisnis contohnya berjualan pulsa, berjualan sup buah saat ada event di sekolahnya. Setelah lulus SMA Anggi berkreasi untuk menjual gantungan kunci, pin, dan mug bergambar. Tidak hanya itu, dia juga pernah mengikuti seminar tata rias sehingga dia juga menerima job sebagai tata rias dalam acara pernikahan, wisuda dll. Uang yang telah Anggi kumpulkan itu untuk membuka usaha es capcin. Dalam menyewa tempat, membeli gerobak, alat-alat, dan bahan-bahan menggunakan uangnya sendiri.

Elgi Cappucino Cincau memiliki beragam varian rasa diantaranya: original, vanilla late, moccacino, chochocinno dan hazelnat. Harga dari capcin sangat terjangkau sehingga tidak terlalu merogoh uang di dompet yaitu hanya 5000an dengan rasa yang tidak kalah lezat dibandingkan minuman yang dijual di mal-mal besar. Untuk memproduksi es capcin sendiri sangatlah mudah dan dapat dikerjakan oleh siapa saja. Dalam proses membuat es capcin yaitu bubuk cappucino, cincau hitam, gula pasir, susu cokelat, dan es batu. Setelah itu bubuk cappucino, gula, air, dan es batu dimasukkan blender tunggu hingga tercampur. Setelah tercampur masukkan kedalam gelas plastik yang sudah diberi cincau, diatas ditambah susu cokelat agar tambah nikmat dan siap untuk disantap.

Tidak sedikit UMKM yang usahanya selalu lancar. Anggi sebagai pelaku UMKM mengakui masih menemukan kendala dalam usahanya. Untuk aspek produksi misalnya, Anggi harus membeli es batu dengan jarak tempuh cukup jauh sehingga memakan waktu yang lama. Saat listrik padam proses produksipun terhenti. Bisa menyebabkan kekecewaan pelanggan, sehingga pendapatannya pun berkurang.

Solusi yang dapat saya sarankan sebaiknya Anggi membeli es batu dengan jumlah yang lebih banyak menggunakan wadah yang lebih besar serta dapat menjaga es agar tidak mudah mencair. Solusi selanjutnya, sebaiknya Anggi juga menyediakan alternatif blender manual, yaitu diputar dengan tangan yang harganya pun juga lebih murah. Dalam memasarkan usaha es capcin Anggi dapat memanfaatkan media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Facebook. Untuk aspek pemasaran sepertinya tidak ada kendala. Dalam pencatatan, Anggi sudah menggunakan laporan secara manual yang biasanya untuk mencatat pendapatan per harinya dan mencatat bahan-bahan yang akan dibeli. Dapat kita ketahui usaha es capcin yang dijalankan oleh Anggi tidak begitu banyak kendala.

336 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *