BISNIS MUDA HANYA DENGAN BERJUALAN MOLEN MINI

Oleh: Ninda Fatika Sari

Banyaknya umkm ataupun bisnis yang telah ada di pasaran masyarakat salah satunya yaitu “Molen Mini”. Biasanya di kalangan masyarakat adanya molen yang biasa ukurannya namun penjual makanan ini mengubah bentuk molen melalui inovasinya dengan tujuan agar lebih menarik pembelinya. Selain itu, peralatan yang dipakai pun praktis dan fleksibel. Dengan bahan utama keju yang didalamnya terdapat pisang, selain itu juga bervariasi macamnya seperti rasa stroberi, blueberry dan nanas. Salah satu penjual molen mini di Klaten yang terkenal yaitu milik Pak Hasan. Beliau orang asli Jepara yang merantau ke luarkota untuk memulai usahanya. Beliau memulai usahanya sejak tahun 2017, pertama kali di Kota Banyuwangi kemudian berpindah ke Kota Klaten. Dengan kegigihannya dalam memulai usaha beliau berjualan dari habis sholat subuh sampai habis, biasanya di hari-harinya jam 5 sore sudah habis tetapi di weekend jam 11 sudah habis.

Bapak Hasan memasarkan produknya tidak secara keliling tetapi hanya bersinggah di satu tempat. Tempat yang sangat ramai untuk singgah berjualan di Lapangan Gelora Pemuda Pedan. Beliau juga memasarkan secara online melalui Instagram dengan nama @molenmini_pedan. Beliau juga menerima pesanan dengan menghubungi salah satu kontak di bio Instagram.

Namun, disamping kesuksesan dalam berjualan ternyata Bapak Hasan juga mengalami sebuah hambatan yang salah satunya merupakan susah dalam mencari jenis pisang, tetapi sesusah susahnya cari jenisnya pisang pasti selalu didapat. Selain itu juga pasti rasa malas berjualan tetap ada, dengan begitu beliau harus memiliki tekad kuat untuk melawan kemalasannya, dengan caranya beliau berfikir “kalau saya tidak bergerak , saya tidak akan berubah”.

Untuk hambatan dalam pemasaran dan produksinya yaitu disaat banyak pembeli tetapi produknya baru dibuat dan itu membuat Bapak Hasan kewalahan karena keburu. Dengan begitu beliau di bantu oleh satu temannya sehingga untuk mengatasi hal tesebut tidak terlalu berat.

Dalam masalah keuangan tentunya saja pasti ada , salah satunya dalam memperoleh keuntungan pasti tidak selalu setara, bisa rugi bisa juga lebih. Sekali dua kali itu membuat Bapak Hasan resah , tetapi beliau berfikir “tidak semua itu akan selalu sama”, jadi tentunya dalam berjualan meskipun ada hambatan pasti juga akan menemukan jalan untuk mengatasinya. Dari hambatan tersebut membuat beliau lebih semangat dalam melakukan bisnisnya. Tentu dengan bisnisnya menjadi penggerak ekonomi umkm Indonesia.

278 comments

  1. Biasanya di kalangan masyarakat adanya hanya molen yang biasa ukurannya namun, penjual makanan ini mengubah bentuk molen melalui inovasinya dengan tujuan agar lebih menarik pembelinya. Selain itu bisnis molen mini menurut saya merupakan bisnis yang cara pembuatannya praktis dan hasil nya yang tetap enak, harganya pun sesuai dengan kantong para pelajar juga. Dan molen ini merupakan cemilan favorit saya:)

    1. Waah, molen jajanan favorit saya waktu SD😍, dan bpk Hasan menginovasinya dgn bermacam selai, sangat inspiratif👍. Terima kasih untuk infonya sangat bermanfaat

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *