Analisis Transaksi Biaya/Beban

Biaya atau beban adalah salah satu jenis penggunaan dana yang terjadi di perusahaan sebagai upaya untuk memperoleh pendapatan. Transaksi yang melibatkan akun biaya atau beban di perusahaan tentunya sering terjadi. Pembayaran gaji, listrik, air, telepon, pajak, dan transportasi merupakan beberapa contoh transaksi pembayaran biaya. Pembayaran biaya/beban di perusahaan tidak selalu dibayar dengan uang tunai (kas). Praktik yang terjadi di perusahaan memungkinkan biaya:

  1. Langsung dibayar dengan uang tunai (kas) atau aset lain seperti persediaan, perlengkapan, peralatan, dan lain-lain;
  2. Pembayaran dilakukan di masa yang akan datang sehingga menimbulkan kewajiban (utang) yang harus dilunasi;
  3. Pembayaran dilakukan oleh pemilik dengan dana pribadi tanpa adanya penggantian dari perusahaan sehingga menambah modal pemilik di perusahaan;
  4. Pembayaran dilakukan dengan jasa perusahaan sehingga menambah pendapatan bagi perusahaan.

Sekali lagi, pembayaran biaya tidak harus atau tidak selalu dengan uang tunai (kas). Anda juga harus mengingat bahwa Biaya Penyusutan juga tidak “dibayar” dengan Kas. Berikut ini merupakan beberapa contoh transaksi yang melibatkan akun biaya.

Biaya bertambah, Aset berkurang

Contoh: Pada tanggal 8 April 2018, perusahaan membayar biaya listrik sebesar Rp300.000 tunai.

Analisis transaksi: Biaya Listrik (Biaya) bertambah Rp300.000, Kas (Aset) berkurang Rp300.000.

Biaya bertambah, Utang bertambah

Contoh: Pada tanggal 9 April 2018, perusahaan telah menggunakan jasa servis AC sebesar Rp100.000, namun belum dibayar.

Analisis transaksi: Biaya Servis (Biaya) bertambah Rp100.000, Utang Biaya Servis (Utang) bertambah Rp100.000.

Biaya bertambah, Ekuitas bertambah

Contoh: Pada tanggal 10 April 2018, pemilik membayar biaya telepon perusahaan sebesar Rp400.000 dengan uang pribadi. Pemilik menyerahkan struk pembayaran ke perusahaan tanpa meminta uang pengganti. Hal ini dianggap sebagai penambah modal pemilik.

Analisis transaksi: Biaya Telepon (Biaya) bertambah Rp400.000, Modal pemilik (Ekuitas) bertambah Rp400.000.

Biaya bertambah, Pendapatan bertambah

Contoh: Pada tanggal 11 April 2018, perusahaan jasa pengiriman memasang jasa iklan ke PT ABC senilai Rp500.000. Sebagai gantinya PT ABC menggunakan jasa pengiriman dengan nilai yang sama (barter jasa).

Analisis transaksi: Biaya Iklan (Biaya) bertambah Rp500.000, Pendapatan Jasa (Pendapatan) bertambah Rp500.000.

One comment

  1. 1. Biaya bertambah, Pendapatan bertambah
    Pada tanggal 1 Januari 2019, Watek Taylor memasang iklan ke PT Sinar Iklan senilai Rp150.000,00. Pembayaran dilakukan dengan memberikan jasa jahit dengan nilai yang sama.
    2. Biaya bertambah, Utang bertambah
    Pada tanggal 17 Januari 2019, Watek Taylor menggunakan jasa servis kendaraan sebesar Rp200.000, namun belum dibayar atau secara kredit.
    3. Biaya bertambah, Aset berkurang
    Pada tanggal 27 Juni 2019, Watek Taylor membayar biaya servis kendaraan sebesar Rp250.000 dengan tunai.
    4. Biaya berkurang, Aset bertambah
    Pada tanggal 5 Juli 2019, karena pemilik mendapatkan subsidi untuk biaya air maka perusahaan mengurangi asumsi untuk pembayaran biaya air sebesar Rp130.000,00.
    5. Biaya bertambah, Aset berkurang, Utang bertambah
    Pada tanggal 2 September 2019, Watek Taylor membayar servis kendaraan Rp500.000,00. Rp 250.000,00 menggunakan uang tunai sedangkan sisanya sebesar Rp250.000,00 secara kredit.
    6. Biaya bertambah, Aset berkurang, Ekuitas bertambah
    pada tanggal 9 November 2019, Watek Taylor membayar servis kendaraan Rp500.000,00. Rp250.000,00 menggunakan kas dan sisanya prive Nn Ammar sebesar Rp250.000,00.
    7. Biaya bertambah, Utang bertambah, Pendapatan bertambah
    Pada tanggal 3 September 2019, Watek Taylor membayar servis kendaraan Rp500.000,00. Rp250.000,00 dibayar secara tunai dan sisanya dibayar kredit sebesar Rp250.000,00.
    8. Biaya bertambah, Ekuitas bertambah, Pendapatan bertambah
    Pada 6 Desember 2019, Watek Taylor membayar servis kendaraan Rp500.000,00. Rp250.000,00 dibayar menggunakan jasa jahit dan sisanya prive atau uang pribadi Nn Watek sebesar Rp250.000,00.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *