Analisis Transaksi Aset/Harta

Ragam transaksi yang melibatkan aset atau harta perusahaan cukup banyak. Setiap perubahan akun dalam elemen laporan keuangan, baik bertambah maupun berkurang dapat diikuti oleh 6 kemungkinan perubahan akun pada elemen laporan keuangan yang lain. Berikut ini beberapa contoh ragam transaksi aset yang sering terjadi di perusahaan pada setiap elemen laporan keuangan.

Aset bertambah, Utang bertambah

Contoh: Pada tanggal 2 Mei 2018, perusahaan mengajukan pinjaman ke bank sebesar Rp100.000.000 dan langsung disetujui saat itu juga.

Analisis transaksi: Kas (Aset) bertambah Rp100.000.000, Utang Bank (Utang) bertambah Rp100.000.000.

 

Aset berkurang, Utang berkurang

Contoh: Pada tanggal 2 Juni 2018, perusahaan melunasi utang tanggal 2 Mei 2018 kepada bank sebesar Rp100.000.000.

Analisis transaksi: Kas (Aset) berkurang Rp100.000.000, Utang Bank (Utang) berkurang Rp100.000.000.

 

Aset bertambah, Ekuitas bertambah

Contoh: Pada tanggal 3 Mei 2018, pemilik menambahkan modal ke perusahaan berupa peralatan senilai Rp3.000.000.

Analisis transaksi: Peralatan (Aset) bertambah Rp3.000.000, modal pemilik (Ekuitas) bertambah Rp3.000.000.

 

Aset berkurang, Ekuitas berkurang

Contoh: Pada tanggal 13 Mei 2018, pemilik mengambil sebagian modalnya berupa peralatan senilai Rp400.000.

Analisis transaksi: Peralatan (Aset) berkurang Rp400.000, Modal pemilik (Ekuitas) berkurang Rp400.000.

 

Aset bertambah, Pendapatan bertambah

Contoh: Pada tanggal 4 Mei 2018, perusahaan menjual barang dagang (memperoleh pendapatan) kepada pelanggan dengan pembayaran berupa uang tunai sebesar Rp10.000.000.

Analisis transaksi: Kas (Aset) bertambah Rp10.000.000, Penjualan (Pendapatan) bertambah Rp10.000.000.

 

Aset berkurang, Pendapatan berkurang

Contoh: Pada tanggal 14 Mei 2018, perusahaan menerima kembali barang dagang (retur penjualan) yang dijual pada tanggal 4 Mei 2018 senilai Rp500.000 karena barang cacat. Perusahaan mengganti barang tersebut dengan uang tunai.

Analisis transaksi: Kas (Aset) berkurang Rp500.000, Penjualan (Pendapatan) berkurang Rp500.000.

 

Aset bertambah, Aset berkurang

Contoh: Pada tanggal 1 Juni 2018, perusahaan membeli peralatan senilai Rp1.000.000 secara tunai.

Analisis transaksi: Peralatan (Aset) bertambah Rp1.000.000, Kas (Aset) berkurang Rp1.000.000.

 

Aset berkurang, Aset bertambah

Contoh: Pada tanggal 1 Juli 2018, perusahaan membeli mesin senilai Rp18.000.000 secara tunai.

Analisis transaksi: Kas (Aset) berkurang Rp18.000.000, Mesin (Aset) bertambah Rp18.000.000.

 

Aset berkurang, Biaya bertambah

Contoh: Pada tanggal 31 Desember 2018, perusahaan membayar biaya pajak untuk perioda 2018 sesuai dengan pemberitahuan dari kantor pajak senilai Rp1.850.000 tunai.

Analisis transaksi: Kas (Aset) berkurang Rp1.850.000, Biaya Pajak (Biaya) bertambah Rp500.000.

 

Aset bertambah, Biaya berkurang

Contoh: Pada tanggal 30 Januari 2019, perusahaan menerima pengembalian pajak setelah 15 hari sebelumnya perusahaan telah menerima pemberitahuan bahwa terdapat kelebihan pembayaran pajak sebesar Rp170.000.

Analisis transaksi: Kas (Aset) bertambah Rp170.000, Biaya Pajak (Biaya) berkurang Rp170.000.

 

Aset berkurang, Pengembalian Ekuitas bertambah

Contoh: Pada tanggal 17 Agustus 2018, pemilik perusahaan mengambil 10 botol sampo (perlengkapan) senilai Rp120.000 untuk kepentingan pribadi.

Analisis transaksi: Perlengkapan (Aset) berkurang Rp120.000, Prive pemilik (Pengembalian Ekuitas) bertambah Rp120.000.

 

Aset bertambah, Pengembalian Ekuitas berkurang

Contoh: Pada tanggal 21 Agustus 2018, pemilik perusahaan mengembalikan 2 botol sampo (perlengkapan) yang diambil pada tanggal 17 Agustus 2018 lalu senilai Rp24.000.

Analisis transaksi: Perlengkapan (Aset) bertambah Rp24.000, Prive pemilik (Pengembalian Ekuitas) berkurang Rp24.000.

 

Beberapa contoh di atas merupakan transaksi yang melibatkan akun-akun yang terdapat di elemen aset. Contoh-contoh tersebut baru melibatkan dua akun yang berubah. Masih banyak transaksi yang melibatkan perubahan akun-akun di elemen aset dan tidak hanya melibatkan dua akun, namun tiga akun atau lebih, baik di elemen yang sama atau di beberapa elemen yang berbeda.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *